Viral! Saksi-saksi Yehua Akan Bangun Gereja di Rantelemo, Jadi Perbincangan Hangat Warga Net

Viral! Saksi-saksi Yehua Akan Bangun Gereja di Rantelemo, Jadi Perbincangan Hangat Warga Net
 RAKYATSATU.COM, TANA TORAJA - Berita akan adanya pembangunan rumah ibadah berupa gereja oleh Saksi-saksi Yehua di Tana Toraja, menjadi perbincangan hangat warga net di media sosial, Sabtu (03/11).

Dari berita sebelumnya, Saksi-saksi Yehua Indonesia (SSYI) menemui Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tana Toraja, untuk mendapat restu pembangunan gereja SSYI, yang rencananya akan dibangun di dekat SMK N Rantelemo, Kecamatan Makale Utara, Tana Toraja.

Sontak saja, berita ini menimbulkan banyak tanggapan miring dari warga net di media sosial facebook, yang dominan merupakan masyarakat Toraja.

Salah satunya akun @pongdanun, memberi tanggapan,

"Saksi Yehova bukan bagian dari agama Kristen. Jd hrs jelas mrk itu aliran atau agama apa. Jgn sampai dtg menimbulkan masalh. Tdk ada org dilarang beribadah tp hrs jelas jenisx jgn sampai menipu masyarakat dgn mengklaim bhw mrk itu kristen," ujar Pong Danun dalam komentarnya.

Hal yang sama pun diungkapkan oleh akun @pongkinayamadaun , yang bahkan melampirkan bukti saksi-saksi Yehua, bukannya bagian dari agama Kristen.

Banyak tanggapan lainnya, yang menginginkan Pemerintah Daerah Tana Toraja, harus mengambil sikap yang tegas akan hadirnya aliran-aliran yang dapat memecahbelah kesatuan adat dan budaya Toraja.

Kakan Kemenag Tana Toraja, H Muhammad, juga turut menanggapi akan reaksi resistensi dari masyarakat Toraja.

"Pihak Kemenag tidak akan mengeluarkan rekomendasi untuk SSYI sepanjang belum mengantongi izin dari Pemkab dan FKUB Tana Toraja," katanya.

Diketahui, pihak Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)  Tana Toraja, juga turut menanggapi hal ini dengan segera melaksanakan rapat bersama. (Kris)
loading...
close
Rakyatsatu