Ini Tujuan dan Tema Peringatan Hari Pahlawan ke 73 Tahun 2018

Ini Tujuan dan Tema Peringatan Hari Pahlawan ke 73 Tahun 2018
RAKYATSATU.COM, BONE - Peringatan Hari Pahlawan ke 73 tahun 2018 serentak dilaksanakan, Sabtu (10/11). Seperti di Kabupaten Bone, dilaksanakan di Lapangan Merdeka Watampone, Jl Petta Ponggawae Watampone dengan Inspektur Upacara (Irup) Bupati Bone, DR H Andi Fahsar M Padjalangi.

Adapun rangkaian kegiatan peringatan Hari Pahlawan tersebut bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai kepahlawanan, mempertebal rasa cinta tanah air dan meneguhkan semangat pengabdian bagi bangsa dan negara di hati sanubari bangsa Indonesia.

Peringatan Hari Pahlawan bukan semata sebuah acara namun harus sarat makna, bukan hanya sebagai prosesi namun subtansi setiap peringatan Hari Pahlawan harus dapat menggali dan memunculkan semangat baru dalam implementasi nilai-nilai
kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini penting karena nilai kepahlawanan bukan bersifat statis namun dinamis, bisa menguat bahkan dapat melemah. Untuk itu, kiranya seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari pahlawan harus menjadi energi dan semangat baru mewarisi nilai kejuangan dan patriotisme dalam membangun bangsa Indonesia.

Tema Hari Pahlawan Tahun 2019 adalah "Semangat Pahlawan Di Dadaku" mengandung makna sesuai fitrahnya dalam diri setiap insan tertanam nilai-nilai kepahlawanan, oleh karenanya siapapun dapat menjadi pahlawan, setiap warga negara lndonesia tanpa kecuali dapat berinisiatif mengabdikan hal yang bermanfaat untuk kemashlahatan diri, lingkungan sekitar, bagi bangsa dan
negara.

Hal itu, tercantum dalam sambutan seragam Menteri Sosial (Mensos) RI, Agus Gumiwang Kartasasmita, yang dibacakan Bupati Bone, pada saat Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Kabupaten Bone.

Lebih lanjut, Mensos RI dalam sambutan seragamnya mengatakan, bangsa Indonesia pada hari ini memperingati Hari Pahlawan Tahun 2018. Setiap tahun pada tanggal 10 Nopember, bangsa lndonesia memperingati Hari Pahlawan untuk mengenang peristiwa pertempuran di Surabaya pada 73 tahun silam yang merupakan perang fisik pertama setelah bangsa Indonesia menyatakan
kemerdekaannya.

Di bulan November ingatan kolektif bangsa akan tertuju pada keberanian, semangat pantang menyerah serta pengorbanan tanpa pamrih para pahlawan yang telah gugur mendahului kita.

Para syuhada bangsa tersebut telah mewariskan Negara Kesatuan
Republik Indonesia yang berdiri kokoh sampai saat ini dan untuk selamanya.

Prosesi peringatan Hari Pahlawan khususnya Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih serta Mengheningkan Cipta Secara Serentak Selama 60 Detik seperti yang saat ini kita lakukan, juga dilaksanakan di seluruh pelosok tanah air, bahkan
di Perwakilan Negara Republik Indonesia di luar negeri.

Peringatan Hari Pahlawan, menjadi momentum bagi bangsa lndonesia untuk melakukan introspeksi diri. sampai seberapa jauh setiap komponen bangsa dapat mewarisi nilai-nirai kepahlawanan, melanjutkan perjuangan, mengisi kemerdekaan demi mencapai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sejahtera, adil dan makmur.

Pada hakekatnya setiap perjuangan pasti ada hasilnya namun tidak ada kata akhir/berhenti untuk berjuang. Setiap etape perjuangan berlanjut pada etape perjuangan berikutnya sesuai
tuntutan lingkungan strategis.

Oleh karenanya peringatan Hari Pahlawan harus melahirkan ide dan gagasan mentransformasikan semangat pahlawan menjadi keuletan dalam melaksanakan pembangunan.

Hadir pada upacara peringatan Hari Pahlawan ke 73 tahun 2018 di lapangan Merdeka Kabupaten Bone, Kasrem 141/Tp, Ketua DPRD Bone, Sekda Bone, Forkopimda Kabupaten Bone, para kepala OPD Pemkab Bone, para Danramil dalam jajaran Kodim 1407 Bone dan Kapolsek jajaran Polres Bone, sejumlah veteran dan undangan lainnya.  (Rasul)
loading...
close
Rakyatsatu