Ternyata Ini Penyebab Banyaknya Duda dan Janda di Bone

Ternyata Ini Penyebab Banyaknya Duda dan Janda di Bone
RAKYATSATU.COM, BONE - Penyebab banyaknya kasus percerain di Kabupaten Bone, disebabkan oleh beberapa faktor. Namun berdasarkan keterangan dari pihak Pengadilan Agama Bone, faktor yang lebih banyak menyebabkan perceraian di tahun 2018 ini adalah perkembangan media sosial.

Panitera Muda Pengadilan Agama Bone, Jamaluddin, mengatakan sampai September 2018 ini, ada 927 kasus perceraian yang diputus Pengadilan Agama (PA) Bone dari 1.027 kasus yang diterima.

Rata-rata permohonan cerai yang masuk ke PA Bone mencapai sekira 100 kasus per bulan.

"Alasan gugat cerai itu bermacam-macam, saat ini hingga September 2018, PA Bone telah memutuskan 927 kasus dari 1.027 kasus yang diterima" ujar Jamaluddin.

Lanjutnya, ada 807 kasus diantaranya adalah cerai gugat yakni perceraian yang diajukan oleh pihak istri dengan berbagai alasan, termasuk alasan ekonomi dan keberadaan orang ketiga.

Selai itu, dari data yang ada, 379 kasus perceraian disebabkan perselisihan secara terus menerus, 372 karena salah satu pihak ditinggalkan, 96 kasus disebabkan faktor ekonomi dan 19 kasus akibat adanya Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

“Secara tertulis memang bukan faktor ekonomi atau orang ketiga, tapi sebenarnya itu juga yang menyebabkan sehingga pasangan sering berselisih atau meninggalkan pasangannya,” ujar Jamaluddin, Selasa (16/10).

Ia menambahkan, sebelum sidang dilaksanakan, pihak PA Bone melakukan proses mediasi kepada pasangan yang ingin cerai tersebut, tetapi mediasi tidaklah efektif untuk mencegah pasangan yang telah mengajukan gugat cerai untuk mengurungkan niatnya bercerai.

“Kalau proses mediasi hanya satu persen yang berhasil, justru kadang batal cerai saat proses jelang putusan dan ada juga yang sudah putus minta rujuk kembali” tambah Jamaluddin.

Kasus perceraian yang ditangani PA Bone, pengajuan cerai banyak dilakukan oleh pasangan usia 20 sampai 40 tahun dan sebagian besar mereka adalah warga dari luar kota.  (Rasul)
loading...
close
Rakyatsatu