Kapolres Bone : Berhadapan Langsung Korban Bencana Miliki Nilai Tersendiri

Kapolres Bone : Berhadapan Langsung Korban Bencana Miliki Nilai Tersendiri

RAKYATSATU.COM, PALU - Menghadapi korban bencana gempa dan tsunami Donggala, Palu dan Sigi, ternyata bukanlah yang pertama bagi Kapolres Bone, AKBP Muhammad Kadarislam Kasim, justru itu yang kesekian kalinya.



Sehingga tidak mengherankan bagi Kapolres yang terkenal religius dan ramah serta murah senyum tersebut, tidak sulit mengatur pembagian sumbangan bagi korban bencana alam.



Bahkan saat ditemui Rakyatsatu.com, Minggu (07/10) sore, sehabis melaksanakan shalat magrib, ia mengatakan kalau baginya, menghadapi dan mengurus korban bencana alam, ada kepuasan tersendiri dalam bathinnya.



"Ada kepuasan bathin tersendiri bagi saya, apabila saya bisa berbagi dengan korban bencana alam. Sehingga terkadang saya lupa yang namanya capek apabila sudah berada di lokasi bencana, terlebih saat melihat korban bisa tersenyum dan tertawa, disitu lahir yang namanya kebahagiaan," ujar AKBP Muhammad Kadarislam Kasim.



Baginya, berhadapan korban bencana alam, gempa dan tsunami di Donggala, Sigi dan Palu, bukan yang pertama kalinya, tetapi ia juga pernah melakukannya di Aceh dan Lombok.



"Saya sudah pernah bertugas saat gempa tsunami di Aceh dan Lombok, jadi kejadian semacam ini (gempa dan tsunami) yang terjadi di Donggala, Sigi dan Palu, bukan yang pertama kali bagi saya," ujarnya.



Dari pantauan Rakyatsatu.com di Kabupaten Donggala dan Kota Palu, Sulawesi Selatan, AKBP Muhammad Kadarislam Kasim sangat semangat dan antusias sekali setiap melakukan pembagian bantuan terhadap korban gempa dan tsunami.

"Tidak selamanya korban gempa itu hanya membutuhkan bahan makanan atau obat-obatan tetapi para korban tersebut membutuhkan pula sentuhan rohani, guna membangkitkan kembali semangatnya yang sangat labil," pungkasnya.   (Rasul)




loading...
close
Rakyatsatu