Beri Pemahaman Hukum Mayarakat, Kejati Sulsel Gelar Jaksa Menyapa di RRI Makassar

Beri Pemahaman Hukum Mayarakat, Kejati Sulsel Gelar Jaksa Menyapa di RRI Makassar
RAKYATSATU.COM, MAKASSAR - Guna memberi pemahaman hukum dan menciptakan transparansi antara masyarakat dengan Kejaksaan melalui dialog interaktif, yang bisa didengarkan oleh seluruh masyarakat, Kejati Sul Sel Kembali menyapa dalam Acara Dialog Interaktif melalui program Jaksa Menyapa di RRI Makassar, Kamis (11/10).

Tampil sebagai Pembicara menyapa Masyarakat Sulsel yakni R Narendra Jatna, SH LLM (Asisten Tindak Pidana Umum) yang didampingi oleh Kordinator pidum yaitu, Revanda S, SH, MH, Arif Rahardjo, SH, MH, dan Nana Riana SH. MH.

Para pembicara menyapa Masyarakat Sulsel, selama 1 jam mengudara terus memberikan edukasi mengenai waspada investasi bodong agar masyarakat Sulsel terhindar dari penipuan yang berkedok Investasi.

Kasi Penkum Kejati Sulsel, Salahuddin, SH. MH, mengatakan tujuan program Jaksa Menyapa ini untuk menciptakan transparansi antara masyarakat dengan Kejaksaan melalui dialog interaktif, yang bisa didengarkan oleh seluruh masyarakat.

"Prinsipnya, masyarakat harus mendapatkan pemahaman dan pemberitaan yang benar dan akurat yang berkaitan dengan layanan dan kinerja penegakan hukum," ujar Salahuddin.

Kemudian menghilangkan imej Jaksa yang negatif atau menyanggah stigma yang ada di masyarakat selama ini, bahwa Jaksa itu arogan. Selain itu, tujuannya untuk mengetahui permasalahan yang berkembang di masyarakat.

"Untuk itu, dengan Jaksa Menyapa ini diharapkan dapat menghapus gambaran resmi yang kaku dan menakutkan. Maklum, kondisi tersebut seringkali menimbulkan kekhawatiran dan keengganan masyarakat untuk menyampaikan permasalahan hukum yang sedang dihadapi atau diketahuinya," tutur Salahuddin.

Lanjutnya lagi, selain itu, program tersebut juga dimaksudkan untuk menghadirkan komunikasi dua arah antara institusi kejaksaan dan masyarakat.

Di satu sisi masyarakat memperoleh solusi dan pencerahan terkait permasalahan hukum yang dihadapi. Kemudian, di sisi lain kejaksaan mendapat banyak masukan dan umpan balik.

"Komunikasi yang dibangun seperti ini sudah barang tentu dapat dimanfaatkan juga untuk memaksimalkan penyampaian informasi mengenai pencapaian kinerja kejaksaan yang benar dan tepercaya sehingga masyarakat memperoleh pengetahuan dan perkembangan terkini serta upaya penegakan hukum yang sudah dilakukan," pungkasnya.  (Rasul)

loading...
close
Rakyatsatu