Memiriskan, Sudah 6 Bulan Guru Non PNS SMKN 1 Tak Terima Gaji

Memiriskan, Sudah 6 Bulan Guru Non PNS SMKN 1 Tak Terima Gaji
RAKYATSATU.COM, BONE - Sangat memiriskan nasib Tenaga Kependidikan/guru dan Tenaga Kependidikan SMKN 1 Bone. Pasalnya, sudah 6 bulan sudah tidak menerima gaji/honor.

Hal itu diungkapkan Kepala SMKN 1 Bone, Drs H Amiruddin AM, saat memberi kata sambutan pada kegiatan Rapat Pembubaran dan Pembentukan Pengurus Komite SMKN 1 Bone Tahun 2018, periode 2018-2021, di Aula SMKN 1 Bone, Selasa (10/09).

"Sudah 6 bulan, guru dan pegawai non PNS kering (maksudnya tidak terima gaji), padahal mereka juga kerjanya sama dengan PNS," jelas Drs H Amiruddin AM.

Olehnya itu, dirinya berharap, Komite SMKN 1 Bone dan para orang tua/wali siswa membantu dirinya memikirkan gaji para non PNS di SMKN 1 Bone.

Sementara itu, Ketua Komite SMKN 1 Bone periode 2015-2018, Andi Khaerul Saleh menuturkan, kalau hal itu harus menjadi pemikiran warga SMKN 1 Bone. Sebab tanpa tanggungjawan tenaga honor dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah yang didirikan tahun 1965 tersebut memiliki peran yang tinggi pula.

Demikian pula kepada pengurus Komite SMKN 1 Bone yang baru, dirinya berharap untuk terus bekerja dan memikirkan pengembangan dan peningkatan SMKN 1 Bone.

"Komite tempatnya untuk mengabdi bukan untuk mencari kekayaan. Saya titip ke depan agar orang tua membimbing anak-anaknya dengan baik, agar mampu bersaing di usia produktif, apalagi Bone gudangnya narkoba. Kalau anak kita tidak terdidik dengan baik, saya jhawatir di 2030," ujar Andi Khaerul.

Adapun Pengurus Komite SMKN 1 Bone periode 2018-2021 yakni Ketua Arif Muhammadiyah, Sekretaris Sainal Abidin dan Bendahara Arnidah.

Adapu  tenaga honor di SMKN 1 Bone yaitu, guru 44 orang dan Tata Usaha 17 orang. Sementara jurusan ada enam (6), yakni Teknik Komputer dan Jaringan, Desain Permodelan dan Informasi Bangunan, Tata Busana, Akuntansi dan Keuangan Lembaga, Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran, Bisnis Daring dan Pemasaran dengan jumlah siswa 1.493 orang.  (Rasul)
loading...
close
Rakyatsatu