Seniman Mengajar, Launching Musik Kolaborasi Gesu'bala'pe dan Suling Bambu di Kete' Kesu'

Seniman Mengajar, Launching Musik Kolaborasi Gesu'bala'pe dan Suling Bambu di Kete' Kesu'
RAKYATSATU.COM, TORAJA UTARA - Seniman mengajar kembali lakukan gebrakan untuk masyarakat Toraja di bidang musik, Selasa (21/08).

Kali ini seniman mengajar memberi edukasi mengenai penggunaan bambu sebagai alat tradisional, sebagai alat musik pukul yang menimbulkan irama yang sangat merdu dan berdasarkan kearifan lokal.

Bertempat di lokasi Objek Wisata Kete' Kesu, Toraja, digelar persembahan launching musik kolaborasi Gesu'bala'pe dan Suling Bambu.

Salah satu tim, Agus, mengatakan bahwa Toraja sebenarnya kaya akan musik tradisional, hanya saja belum dimanfaatkan, sehingga dengan adanya hal ini, maka diharapkan masyarakat mengetahuinya.

"Bambunya cukup dipukul ke tanah saja dengan ritme yang beragam, akan menimbulkan nada yang indah. Kami sangat berharap masyarakat Toraja dapat melanjutkan musik ini," ungkap Agus.

Berkolaborasi dengan dua personil band terkenal di Toraja yakni Band Tindoki, semakin menambah nada yang indah dan mendapat tepukan tangan dari Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan, yang ikut menyaksikan pementasan tersebut, tadi malam (20/08).

Salah satu personil band Tindoki, Asdem mengatakan bahwa musik pukul bambu sebenarnya sudah ada dari dulu, hanya saja semakin dilupakan dengan perkembangan zaman.

"Anak zaman sekarang kan sukanya  dengan musik yang lebih modern, yaa..wajar saja karena tidak ada mengajari, setidaknya membuat sanggar khusus alat musik tradisional sehingga anak-anak semakin mencintai musik tradisional Toraja," kata Asdem.

Asdem yang dikenal identik dengan tampilan budaya Toraja, berharap musik Gesu'bala'pe dan Suling Bambu ini, terus dilestarikan oleh anak-anak, pemuda dan seluruh masyarakat Toraja. (Kris)
loading...
close
Rakyatsatu