Capai UHC, Kabupaten Sinjai Terima Penghargaan BPJS Kesehatan

Capai UHC, Kabupaten Sinjai Terima Penghargaan BPJS Kesehatan
RAKYATSATU.COM, BONE - Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai menerima penghargaan dari BPJS Kesehatan sebagai salah satu Kabupaten/Kota yang telah mencapai Universal Health Coverage (UHC).

Hal itu diungkapkan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Watampone, Fahrurosi, S.Si, Apt. AAk, yang membawahi BPJS Kesehatan Kabupaten Bone, Soppeng, Wajo dan Sinjai (Bosowasi).

Sampai dengan saat ini jumlah kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Kabupaten
Sinjai berdasarkan data per 17 Agustus 2018 adalah sebanyak 250.582 jiwa.

"Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Kabupaten Sinjai yakni 253.776 jiwa, berarti sekitar 98,74 % penduduk telah tercover
program JKN-KIS," ujar Fahrurosi, Kamis (30/08).

Ia menjelaskan, penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Sinjai Jabbar kepada Penjabat (Pj) Bupati Sinjai Jufri Rahman di Rumah Jabatan Bupati Sinjai (Senin, 27/08), dengan disaksikan Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sinjai, Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Sinjai dan Kepala BAPPEDA Kabupaten Sinjai.

Lanjutnya, pada kesempatan yang sama juga dilakukan pembahasan terkait optimalisasi pelaksanaan UHC di Kabupaten Sinjai.

Rapat tersebut sebagai tindak lanjut pembahasan penambahan alokasi anggaran PBI APBD Kabupaten Sinjai antara Pemerintah Daerah dengan DPRD Kabupaten Sinjai pada anggaran
perubahan tahun 2018.

Pembahasan tersebut bertujuan untuk melihat gambaran umum pelaksanaan
UHC di Kabupaten Sinjai termasuk besaran anggaran sampai akhir tahun, distribusi kartu, pelayanan
kesehatan serta sarana dan prasarana penunjang di Puskesmas dan Rumah Sakit.

“Kami telah melakukan rapat dengan DPRD Sinjai terkait rencana penambahan anggaran untuk kepesertaan BPJS Kesehatan bagi masyarakat, adanya penambahan jumlah masyarakat yang
ditambahkan oleh Pemerintah Daerah tentunya berimplikasi kepada penambahan jumlah iuran yang
menjadi kewajiban Pemda terhadap BPJS Kesehatan, sehingga kami perlu melihat lagi optimalisasi implementasi UHC di Kabupaten Sinjai” ujar Jufri Rahman.

Lanjutnya lagi, hari ini telah dibahas bersama Bupati, Sekda, dan para pimpinan SKPD terkait keberlangsungan UHC di Sinjai, adapun hal-hal yang dibahas termasuk besaran anggaran yang dibutuhkan sampai dengan akhir tahun 2018, proses distribusi kartu kepada peserta, serta pelayanan kesehatan terhadap peserta yang didaftarkan Pemerintah Daerah.

Sementara itu, Kepala BPJS Kabupaten Sinjai, Jabbar berharap penambahan anggaran untuk iuran program JKN-KIS dapat segera direalisasikan pada perubahan APBD Tahun 2018, sehingga manfaat kepesertaan Program JKN-KIS dapat terus dinikmati oleh masyarakat Kabupaten Sinjai.  (Rasul)
loading...
close
Rakyatsatu