Begini Upaya Pemkab Bone Dalam Percepatan PUG di Bone

Begini Upaya Pemkab Bone Dalam Percepatan PUG di Bone
RAKYATSATU.COM, BONE - Berbagai upaya yang dilakukan pemerintah Kabupaten Bone (Pemkab) Bone dalam mewujudkan pemerataan peran wanita dan laki-laki, agar tidak terjadi ketimpangan sosial terhadap peran mereka dalam kehidupan dan pengambilan kebiajakan.

Seperti, siang tadi, Kamis (28/06) Pemkab Bone, menggelar worskshop percepatan Pengarusutamaan gender (gender mainstreaming) atau disingkat PUG, di hotel Helios, Jl Ahmad Yani Watampone, yang dibuka oleh Penjabat (Pj) Bupati Bone, Ir H Andi Bakti Haruni, C.E.S.

Dalam sambutannya, Bupati Bone menjelaskan bahwa PUG adalah strategi yang dilakukan secara rasional dan sistimatis untuk mencapai dan mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam sejumlah aspek kehidupan manusia (rumah tangga, masyarakat dan negara), melalui kebijakan dan program yang memperhatikan pengalaman, aspirasi, kebutuhan dan permasalahan perempuan dan laki-laki ke dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi dari seluruh kebijakan dan program diberbagai bidang kehidupan dan pembangunan.

Sedangkan gender itu sendiri adalah perilaku atau pembagian peran antara laki-laki dan perempuan yang sudah dikonstruksikan atau dibentuk di masyarakat tertentu dan pada masa waktu tertentu pula.

Lanjutnya, pengarustamaan gender penting dikarenakan agar dapat membuat dan mengambil kebijakan seperti: memiliki kepekaan gender, yaitu kepekaan terhadap perbedaan masalah yang dihadapi maupun perbedaan kebutuhan dan kepentingan perempuan dan laki-laki khususnya yang berkaitan dengan penghormatan atas hak-hak azasi perempuan, misalnya: hak reproduksi, dan hak politik perempuan.

"Semua ini dapat dilihat dalam UU NO. 7/1984 Tentang Pengesahan Konvensi Mengenai Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Wanita. Bahkan Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan Inpres no. 9 tahun 2001 tentang Pengarus-Utamaan Gender (PUG), yang menyatakan bahwa seluruh program kegiatan pemerintah harus mengikutsertakan PUG dengan tujuan untuk menjamin penerapan kebijakan yang berperspektif gender," jelas H Andi Bakti Haruni.

Ia menambahkan, tujuan dari Sosialisasi PUG ini adalah memberikan pengetahuan yang memadai mengenai arti pentingnya penerapan kesetaraan gender antara laki-laki dan perempuan dalam segenap bidang kehidupan.

"Diharapkan dengan adanya kesetaraan gender ini maka tidak ada lagi bentuk diskriminasi dan marginalisasi terhadap perempuan di masyarakat kita. Bukan menjadi rahasia umum lagi bahwa perempuan di negeri ini sering dihadapkan pada aturan sosial dan budaya masyarakat setempat yang lebih mengutamakan laki-laki. Padahal bisa jadi dari segi kemampuan dan keterampilan, perempuan mungkin mampu mengungguli laki-laki," pungkasnya.  (Rasul)

loading...
close
Rakyatsatu