14 Bidang Dari 13 SKPD di Bone, Baru 5 Bidang Cair Anggaran DAKnya

14 Bidang Dari 13 SKPD di Bone, Baru 5 Bidang Cair Anggaran DAKnya
RAKYATSATU.COM, BONE - Dari 14 Bidang diantara 13 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Bone, baru sekira 5 bidang yang cair anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK)nya dari Pusat.

Kelima bidang yang cair anggaran DAKnya tersebut yakni, Bidang Jalan dari Dinas PU, Bidang Irigasi  dari SDA, Bidang Lingkungan Hidup dari BLH, Bidang Air Minum Reguler dari Tarkim, dan Bidang Air Minum Penugasan Tarkim.

Sedangkan Dinas/SKPD Pemkab Bone yang membawahi bidang- bidang (13 bidang) tersebut yakni, Dinas Pendidikan (Disdik) Bone, Dinas Pengairan Umum (PU) Bone, Dinas Kesejahteraan dan Kelurga Berencana (DKKB) Bone, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bone, Dinas Kelautan dan  Perikanan (DKP) Bone, Dinas Pariwisata Bone, Badan Lingkungan Hidup (BLHD) Bone, Sumber Daya Alam (SDA) Bone, Dinas Tata ruang, Perumahan dan Pemukiman (Tarkim) Bone, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bone.

Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bone, H Najamuddin mengakui kalau saat ini, daya serap anggaran untuk DAK 13,2 persen, seharusnya sudah 25 persen. DAK yang tersalur sekira 24.251.725 milyar dari 183.735.739 milyar.

"Khusus yang kelima bidang tersebut pencapaian fisiknya sudah diatas 25 persen. Sedangkan yang lain mungkin belum rampung administrasinya," ujar H Najamuddin.

Ia menjelaskan, syarat penyaluran DAK dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) harus dilengkapi kontrak pekerjaan dan rencana kerja yang disetujui dari kementerian lembaga terkait (penyandang dana)

"Dalam waktu dekat ada tiga bidang yang sedang proses untuk cair dananya, yakni DAK Pendidikan, DAK Pertanian dan DAK Kesehatan. Semoga yang lain juga menyusul secepatnya," harap H Najamuddin.

Ia menambahkan, secara keseluruhan realisasi APBD Kabupaten Bone baru mencapai sekira 25 persen dari yang seharusnya 33 persen

"APBD tersebut terdiri, DAK, DAU, Tunjangan Sertifikasi, DID (17,5 milyar, sudah cair 8,7 milyar) yakni Disdik. Khusus sertifikasi guru sudah dilakukan proses pencairan sekira 20 milyar," pungkasnya.  (Rasul)
loading...
close
Rakyatsatu