RAKYATSATU.COM, BULUKUMBA - Tanggul penahan jalan di Dusun Patallassang, Desa Orogading, Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba, Sabtu (25/2), tiba- tiba amblas yang panjangnya kurang lebih 25 meter.
Meski tidak ada korban jiwa, namun amblasnya jalan tersebut, mengganggu arus lalu lintas jalan, khususnya mobil pengangkut material dan mobil angkutan yang setiap saat melintas di jalan itu.
Bhabinkamtibmas Desa Orogading, Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba, Brigpol Akhmad Syarifuddin bersama Kepala Desa Orogading, H Muh Nasir, langsung meninjau lokasi amblasnya tanggul penahan badan jalan tersebut.
Poros jalan Desa Orogading tersebut, menghubungjan jalan dari Desa Tamaona Kecamatan Kindang menuju Kelurahan Borong Rappoa. Mengingat kondisi sekitar jalwn itu cukup jurang sehingga pengguna kendaraan harus lebih berhati-hati jika melintas di jalan itu, utamanya pada malam hari.
"Pengendara yang melewati jalan itu, harus berhati-hati, apalagi saat ini di jalan itu sedang dilakukan pengaspalan," ujarnya.
Untuk itu, demi kenyamanan mengendara dan mencegah terjadi hal yang tidak diinginkan, dia bersama Desa setempat memasang rambu- rambu jalan.
"Alhamdulillah kami bersama kepala desa setempat sudah memasang tanda hati-hati di sekitar badan jalan yang amblas, dan kami mewakili masyarakat berharap pemerintah segera melakukan perbaikan tanggul yang amblas,” harap Brigpol Achmad Syarifuddin.(edy)
Meski tidak ada korban jiwa, namun amblasnya jalan tersebut, mengganggu arus lalu lintas jalan, khususnya mobil pengangkut material dan mobil angkutan yang setiap saat melintas di jalan itu.
Bhabinkamtibmas Desa Orogading, Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba, Brigpol Akhmad Syarifuddin bersama Kepala Desa Orogading, H Muh Nasir, langsung meninjau lokasi amblasnya tanggul penahan badan jalan tersebut.
Poros jalan Desa Orogading tersebut, menghubungjan jalan dari Desa Tamaona Kecamatan Kindang menuju Kelurahan Borong Rappoa. Mengingat kondisi sekitar jalwn itu cukup jurang sehingga pengguna kendaraan harus lebih berhati-hati jika melintas di jalan itu, utamanya pada malam hari.
"Pengendara yang melewati jalan itu, harus berhati-hati, apalagi saat ini di jalan itu sedang dilakukan pengaspalan," ujarnya.
Untuk itu, demi kenyamanan mengendara dan mencegah terjadi hal yang tidak diinginkan, dia bersama Desa setempat memasang rambu- rambu jalan.
"Alhamdulillah kami bersama kepala desa setempat sudah memasang tanda hati-hati di sekitar badan jalan yang amblas, dan kami mewakili masyarakat berharap pemerintah segera melakukan perbaikan tanggul yang amblas,” harap Brigpol Achmad Syarifuddin.(edy)