RAKYATSATU.COM, SOPPENG - Satu trobosan baru yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng dalam meningkatkan fasilitas umum yang dimilikinya, dengan memanfaatkan teknologi yang ada.
[caption id="attachment_9164" align="alignleft" width="175"]
Petunjuk penggunaan Wifi Taman Kota Soppeng[/caption]
Jelas saja, Pemkab Soppeng melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo), telah memasang sebuat tower di tengah Taman Kota Soppeng, dengan pemancar wireless fidelity (Wifi) di lingkup Taman Kota secara gratis.
Dikutip dari laman Mediatanews.com, Kepala bidang penyelenggara E-Goverment Dinas Kominfo Soppeng, Andi Amsal menyatakan, Wifi gratis ini sudah dimanfatkan sejak Jumat (24/2), hanya saja belum maksimal.
"Sudah tersambung sejak kemarin, meski signalnya masih agak lemah di taman bagian bawah. Antenanya sementara di set untuk mendapatkan hasil maksimal," kata Andi Amsal, Sabtu (25/2).
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Soppeng sudah melakukan pembenahan pada Taman Kota termasuk dengan Villa peninggalan Belanda. Hal ini dilakukan, agar masyarakat bisa berinteraksi dan tempat tersebut bisa dijadikan tempat edukasi.
Selain itu, penyediaan Wifi gratis pada Taman Kota juga diharapkan bukan sekadar menjadi tempat nongkrong, tapi ruang belajar bagi masyarakat. Apalagi Taman Kota selama ini hanya menjadi tempat menghabiskan waktu. (*)
[caption id="attachment_9164" align="alignleft" width="175"]
Jelas saja, Pemkab Soppeng melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo), telah memasang sebuat tower di tengah Taman Kota Soppeng, dengan pemancar wireless fidelity (Wifi) di lingkup Taman Kota secara gratis.
Dikutip dari laman Mediatanews.com, Kepala bidang penyelenggara E-Goverment Dinas Kominfo Soppeng, Andi Amsal menyatakan, Wifi gratis ini sudah dimanfatkan sejak Jumat (24/2), hanya saja belum maksimal.
"Sudah tersambung sejak kemarin, meski signalnya masih agak lemah di taman bagian bawah. Antenanya sementara di set untuk mendapatkan hasil maksimal," kata Andi Amsal, Sabtu (25/2).
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Soppeng sudah melakukan pembenahan pada Taman Kota termasuk dengan Villa peninggalan Belanda. Hal ini dilakukan, agar masyarakat bisa berinteraksi dan tempat tersebut bisa dijadikan tempat edukasi.
Selain itu, penyediaan Wifi gratis pada Taman Kota juga diharapkan bukan sekadar menjadi tempat nongkrong, tapi ruang belajar bagi masyarakat. Apalagi Taman Kota selama ini hanya menjadi tempat menghabiskan waktu. (*)