RAKYATSATU.COM, SOPPENG - Pelarangan pengusaha menjual gabah ke luar daerah yang telah diterapkan di setiap daerah pada musim tanam lalu, sepertinya akan kembali diterapkan di Kabupaten Soppeng.
Hal ini di ungkapkan Dandim 1423/Soppeng Letkol Inf Jeffry Antonius Bojoh saat di temui di Polres Soppeng, Jumat (24/2).
Dirinya mengatakan, TNI hanya sebagai pendamping dan pengawasan, jika nantinya ada instruksi dari Bulog dan Pemerintah, kita akan kembali terapkan hingga target Bulog Soppeng tercapai.
" Jika ada instruksi dari pemerintah, pastinya kita akan kembali terapkan larangan seperti panen sebelum," ujarnya
Meski saat ini sudah memasuki musim panen, di sejumlah Kecamatan di Kabupaten Soppeng, namun hingga saat ini belum melakukan larangan gabah dibawah keluar Kabupaten Soppeng, meski stok Bulog Soppeng saat ini masih kosong.
" Sejumlah kecamatan sudah panen, bahkan sudah habis, namun hingga saat ini belum ada intruksi, jadi kita belum terapkan larangan," jelasnya
Hal ini di ungkapkan Dandim 1423/Soppeng Letkol Inf Jeffry Antonius Bojoh saat di temui di Polres Soppeng, Jumat (24/2).
Dirinya mengatakan, TNI hanya sebagai pendamping dan pengawasan, jika nantinya ada instruksi dari Bulog dan Pemerintah, kita akan kembali terapkan hingga target Bulog Soppeng tercapai.
" Jika ada instruksi dari pemerintah, pastinya kita akan kembali terapkan larangan seperti panen sebelum," ujarnya
Meski saat ini sudah memasuki musim panen, di sejumlah Kecamatan di Kabupaten Soppeng, namun hingga saat ini belum melakukan larangan gabah dibawah keluar Kabupaten Soppeng, meski stok Bulog Soppeng saat ini masih kosong.
" Sejumlah kecamatan sudah panen, bahkan sudah habis, namun hingga saat ini belum ada intruksi, jadi kita belum terapkan larangan," jelasnya