RAKYAT SATU.COM, SOPPENG - Belum dibayarnya jasa medis di RSUD La Temmamala dikeluhkan sejumlah petugas medik. Pasalnya jasa medik RSUD plat merah tersebut belum dibayarkan dari bulan Agustus hingga saat ini.
Petugas medik yang ditemui rakyatsatu.com mengatakan, belum dibayarkannya jasa medik ini bisa menimbulkan menurunnya kualitas pelayanan terhadap pasien.
" Hingga saat ini kita belum menerima jasa medik BPJS,terhitung mulai bulan Agustus 2016, ini bisa menimbulkan kwalitas kerja petugas medik," ujar petugas medik yang minta namanya tidak ditulis, Jumat (24/2).
Dirinya menjelaskan, meski jasa medik umum sudah dibayarkan hingga November, namun jasa medik BPJS yang mencapai miliaran rupiah, belum dibayarkan, padahal dana untuk itu sudah ada di Kas RSUD
" Kalau jasa medik umum sudah kita terima hingga November, namun untuk jasa medik BPJS mulai Agustus kita belum menerima, padahal dananya sudah ada," bebernya
Kepala Rumah sakit umum daerah La Temmamala Soppeng dr Nirwana saat dihubungi rakyatsatu.com, membenarkan jika jasa medik BPJS belum dibayarkan sejak Agustus 2016, dirinya beralasan, tidak dibayarkannya jasa medik tersebut disebabkan RSUD terlambatnya dilakukan klaim ke pihak BPJS.
" Terlambat dibayar Karana terlambat melakukan klaim ke pihak BPJS," ujarnya dr Nirwana, Jumat (24/2).
Namun, menurut Mantan kepala Puskesmas Liliriaja ini, saat ini dana klaim BPJS sudah masuk ke rekening sejak Minggu lalu, dan rencananya akan dibayarkan hari ini, Jumat 24 Februari 2017
" Dananya baru masuk Minggu lalu, dan rencana kita akan bayarkan hari ini," katanya
Sementara itu, Kepala BPJS Cabang Soppeng, Fauziah saat dihubungi via selulernya menampik keterlambatan klaim BPJS untuk bulan Agustus, September dan Oktober, menurutnya, jauh sebelumnya pihaknya telah membayarkan ke pihak RSUD.
" Untuk bulan Agustus, September dan Oktober jauh sebelumnya kita telah bayarkan, yang mencapai Rp 2 Miliar lebih perbulannya," ujarnya
Dirinya juga mengakui telah melakukan pembayaran seminggu yang lalu ke pihak RSUD, namun pembayaran tersebut untuk bulan November 2016 untuk tahap pertama, dan akan melakukan pembayaran di tahap kedua Minggu depan pada bulan yang sama.
" Benar kita melakukan pembayaran Minggu lalu, tapi itu untuk bulan November, kalau Agustus, September dan Oktober kita telah bayarkan," jelasnya
Petugas medik yang ditemui rakyatsatu.com mengatakan, belum dibayarkannya jasa medik ini bisa menimbulkan menurunnya kualitas pelayanan terhadap pasien.
" Hingga saat ini kita belum menerima jasa medik BPJS,terhitung mulai bulan Agustus 2016, ini bisa menimbulkan kwalitas kerja petugas medik," ujar petugas medik yang minta namanya tidak ditulis, Jumat (24/2).
Dirinya menjelaskan, meski jasa medik umum sudah dibayarkan hingga November, namun jasa medik BPJS yang mencapai miliaran rupiah, belum dibayarkan, padahal dana untuk itu sudah ada di Kas RSUD
" Kalau jasa medik umum sudah kita terima hingga November, namun untuk jasa medik BPJS mulai Agustus kita belum menerima, padahal dananya sudah ada," bebernya
Kepala Rumah sakit umum daerah La Temmamala Soppeng dr Nirwana saat dihubungi rakyatsatu.com, membenarkan jika jasa medik BPJS belum dibayarkan sejak Agustus 2016, dirinya beralasan, tidak dibayarkannya jasa medik tersebut disebabkan RSUD terlambatnya dilakukan klaim ke pihak BPJS.
" Terlambat dibayar Karana terlambat melakukan klaim ke pihak BPJS," ujarnya dr Nirwana, Jumat (24/2).
Namun, menurut Mantan kepala Puskesmas Liliriaja ini, saat ini dana klaim BPJS sudah masuk ke rekening sejak Minggu lalu, dan rencananya akan dibayarkan hari ini, Jumat 24 Februari 2017
" Dananya baru masuk Minggu lalu, dan rencana kita akan bayarkan hari ini," katanya
Sementara itu, Kepala BPJS Cabang Soppeng, Fauziah saat dihubungi via selulernya menampik keterlambatan klaim BPJS untuk bulan Agustus, September dan Oktober, menurutnya, jauh sebelumnya pihaknya telah membayarkan ke pihak RSUD.
" Untuk bulan Agustus, September dan Oktober jauh sebelumnya kita telah bayarkan, yang mencapai Rp 2 Miliar lebih perbulannya," ujarnya
Dirinya juga mengakui telah melakukan pembayaran seminggu yang lalu ke pihak RSUD, namun pembayaran tersebut untuk bulan November 2016 untuk tahap pertama, dan akan melakukan pembayaran di tahap kedua Minggu depan pada bulan yang sama.
" Benar kita melakukan pembayaran Minggu lalu, tapi itu untuk bulan November, kalau Agustus, September dan Oktober kita telah bayarkan," jelasnya