RAKYATSATU.COM, SOPPENG - Masyarakat Gellenge Dusun Matrirobulu Desa Bulue Kecamatan Marioriawa memiliki jiwa gotong royong yang tinggi dan kekompakan yang luar bisa.
Hal itu di buktikan ketika berlangsung pengecoran Rabat beton RK Gellenge, Minggu malam (04/12).
Pantauan Rakyatsatu.com Sekitar 70 Warga Rk Gellenge melaksanakan gotong royong di malam hari, mereka mulai bekerja secara gotong royong dari Pukul 21.00 sampai dengan pukul 24.00 wita.
Masyarakat Desa Bulue memang dikenal saling membantu jika ada pekerjaan untuk kepentingan umum, mereka bahu membahu mengerjakan jalan rabat beton dengan membagi tugas satu sama yang lain.
Menurut warga Gellenge Mario, kepada Rakyatsatu.com, tahun ini Rk Gellenge mendapat Dana Alokasi Desa (ADD) sebanyak Rp 135.000.000 (Seratus Tiga Puluh Lima Juta) dengan dua kegiatan yakini, pengadaan pipanisasi Air bersih Untuk kelas jauh Gellenge dengan besaran anggaran Rp 20.000,000 (Dua Puluh Juta) dan Rp 115.000,000. Untuk pembangunan rabat beton.
" Ada dua kegiatan, dan semua kegiatan untuk kepentingan masyarakat,"ungkapnya.
Dia menambahkan, mengingat pergantian tahun tinggal puluhan hari, maka masyarakat berinisiatif untuk bergotong royong siang dan malam supaya rabat beton bisa selasai sebelum pergantian tahun.
"kegiatan ini memang agak terlambat, selain dua kegiatan ini di masuk kan pada tahap kedua II, dananya juga terlambat keluar, untung masyarakat cepat mengerjakan seperti pengadaan Pipa sudah selasai tinggal Rabat beton nya yang belum selesai,"tambah Mario.
Sementara itu Wakil ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bulue Sartono, merasa bangga dengan apa yang di lakukan masyarakat Desa Bulue, khususnya masyarakat Gellenge dengan menggelakkan gotong royong, dan setiap program berjalan dengan baik.
"peran serta masyarakat sangat besar, untuk kemajuan desa Bulue dan itu merupakan harga yang tak ternilai," katanya (Mario)
Hal itu di buktikan ketika berlangsung pengecoran Rabat beton RK Gellenge, Minggu malam (04/12).
Pantauan Rakyatsatu.com Sekitar 70 Warga Rk Gellenge melaksanakan gotong royong di malam hari, mereka mulai bekerja secara gotong royong dari Pukul 21.00 sampai dengan pukul 24.00 wita.
Masyarakat Desa Bulue memang dikenal saling membantu jika ada pekerjaan untuk kepentingan umum, mereka bahu membahu mengerjakan jalan rabat beton dengan membagi tugas satu sama yang lain.
Menurut warga Gellenge Mario, kepada Rakyatsatu.com, tahun ini Rk Gellenge mendapat Dana Alokasi Desa (ADD) sebanyak Rp 135.000.000 (Seratus Tiga Puluh Lima Juta) dengan dua kegiatan yakini, pengadaan pipanisasi Air bersih Untuk kelas jauh Gellenge dengan besaran anggaran Rp 20.000,000 (Dua Puluh Juta) dan Rp 115.000,000. Untuk pembangunan rabat beton.
Dia menambahkan, mengingat pergantian tahun tinggal puluhan hari, maka masyarakat berinisiatif untuk bergotong royong siang dan malam supaya rabat beton bisa selasai sebelum pergantian tahun.
"kegiatan ini memang agak terlambat, selain dua kegiatan ini di masuk kan pada tahap kedua II, dananya juga terlambat keluar, untung masyarakat cepat mengerjakan seperti pengadaan Pipa sudah selasai tinggal Rabat beton nya yang belum selesai,"tambah Mario.
Sementara itu Wakil ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bulue Sartono, merasa bangga dengan apa yang di lakukan masyarakat Desa Bulue, khususnya masyarakat Gellenge dengan menggelakkan gotong royong, dan setiap program berjalan dengan baik.
"peran serta masyarakat sangat besar, untuk kemajuan desa Bulue dan itu merupakan harga yang tak ternilai," katanya (Mario)