RAKYATSATU.COM, BULUKUMBA - Proyek pengaspalan jenis lapen di Kekurahan Caile Kecamatan Ujungbulu tepatnya di poros jalan Tiara, mendapat sorotan dari anggota DPRD Bulukumba, karena dinilai kualitasnya kurang bagus.
Andi Tenri Allang politisi partai Demokrat, Rabu (7/12) secara tegas menyatakan, proyek pengaspalan di jalan Tiara yang kebetulan berada pada depan rumahnya, kualitasnya meragukan, bahkan anggota DPRD dua periode ini meminta tim Inspektorat untuk turun melakukan pemeriksaan fisik proyek.
Menurutnya secara tekhnis, dia menduga proyek yang didanai dari APBD Kabupaten Bulukumba tahun anggaran 2016, tidak sesuai dengan bestek dan masalah ini harus ditangani Inspektorat.
Andi Tenri menyebutkan pekerjaan pengaspalan jenis lapen ini, menyalahi aturan bahkan terkesan asal asan. Contohnya, kata politisi asal dapil Gantarang Kindang ini, aspalnya tipis dan pada saat penyiraman dialasi pasir tanpa di wales kembali. Menurutnya setelah ditaburi pasir, seharusnya digila lagi dengan wales, sehingga hasilnya merata. " Kondisi sekarang sudah banyak terangkat setelah hujan turun, makanya kami dari komisi C DPRD Bulukumba meminta tim pemeriksa segera turun melihat kondisi proyek tersebut, karena warga di jalan Tiara merasa kecewa melihat kualitas proyek tersebut," tandasnya.
Sementara itu kepala Inspektorat Bulukumba Hj.Andi Nurdiana yang dikonfirmasi Rabu (7/12) menegaskan, meskipun tidak ada sorotan, tim Inspektorat pasti melakukan pemeriksaan terhadap seluruh kegiatan proyek, baik pisik maupun non pisik, termasuk yang dipersoalkan anggota DPRD. Hanya saja katanya, untuk mengetahui hasil pemeriksaan tim, saat ini belum dia terima, karena tim pemeriksa masih dilapangan.(HSL)
Andi Tenri Allang politisi partai Demokrat, Rabu (7/12) secara tegas menyatakan, proyek pengaspalan di jalan Tiara yang kebetulan berada pada depan rumahnya, kualitasnya meragukan, bahkan anggota DPRD dua periode ini meminta tim Inspektorat untuk turun melakukan pemeriksaan fisik proyek.
Menurutnya secara tekhnis, dia menduga proyek yang didanai dari APBD Kabupaten Bulukumba tahun anggaran 2016, tidak sesuai dengan bestek dan masalah ini harus ditangani Inspektorat.
Sementara itu kepala Inspektorat Bulukumba Hj.Andi Nurdiana yang dikonfirmasi Rabu (7/12) menegaskan, meskipun tidak ada sorotan, tim Inspektorat pasti melakukan pemeriksaan terhadap seluruh kegiatan proyek, baik pisik maupun non pisik, termasuk yang dipersoalkan anggota DPRD. Hanya saja katanya, untuk mengetahui hasil pemeriksaan tim, saat ini belum dia terima, karena tim pemeriksa masih dilapangan.(HSL)