RAKYATSATU.COM, JAKARTA - Untuk meningkatkan minat wisatawan terhadap wisata yang ada di Kabupaten Soppeng, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng melalui Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) gencar melakukan promosi.
Salah satu usahanya adalah melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama The Pacific Asia Travel Association (PATA) Indonesia Chapter untuk promosikan wisata.
Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Farouk Adam mengatakan, saat ini Pemda Soppeng dan Pata Indonesia Chapter sudah melakukan penandatanganan MoU sebagai bentuk kerjasama di bidang Pariwisata.
"Kita sudah melakukan MoU sebagai bentuk kerjasama dalam promosikan wisata yang ada di Soppeng," kata Farouk usai menghadiri acara kerjasama antara Pemkab Soppeng dan PATA Indonesia Chapter, di Menara Batavia Jakarta, Kamis (10/11).
Sementara itu, Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak berharap, dengan melakukan MoU Soppeng bisa semakin dikenal dan menjadi tujuan wisata para turis kedepannya.
"Selama ini Soppeng hanya dikenal sebagai daerah pelintasan wisata. Dengan kerjasama ini, kami harap para turis bisa lebih banyak berkunjung dan mengenal wisata yang ada di Soppeng," ucapnya.
Seperti diketahui, Soppeng memiliki beberapa potensi wisata seperti, Kalelawar di Jantung Kota Soppeng, Villa Yuliana peninggalan Belanda Tahun 1905, Patung Wisata Religi Bunda Maria, Permandian Air Panas Lejja, pemakaman Raja-raja Bugis, Titik Tengah Indonesia Umpungeng dan wisata lainnya. (san)
Salah satu usahanya adalah melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama The Pacific Asia Travel Association (PATA) Indonesia Chapter untuk promosikan wisata.
Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Farouk Adam mengatakan, saat ini Pemda Soppeng dan Pata Indonesia Chapter sudah melakukan penandatanganan MoU sebagai bentuk kerjasama di bidang Pariwisata.
"Kita sudah melakukan MoU sebagai bentuk kerjasama dalam promosikan wisata yang ada di Soppeng," kata Farouk usai menghadiri acara kerjasama antara Pemkab Soppeng dan PATA Indonesia Chapter, di Menara Batavia Jakarta, Kamis (10/11).
Sementara itu, Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak berharap, dengan melakukan MoU Soppeng bisa semakin dikenal dan menjadi tujuan wisata para turis kedepannya.
"Selama ini Soppeng hanya dikenal sebagai daerah pelintasan wisata. Dengan kerjasama ini, kami harap para turis bisa lebih banyak berkunjung dan mengenal wisata yang ada di Soppeng," ucapnya.
Seperti diketahui, Soppeng memiliki beberapa potensi wisata seperti, Kalelawar di Jantung Kota Soppeng, Villa Yuliana peninggalan Belanda Tahun 1905, Patung Wisata Religi Bunda Maria, Permandian Air Panas Lejja, pemakaman Raja-raja Bugis, Titik Tengah Indonesia Umpungeng dan wisata lainnya. (san)