RAKYATSATU.COM, SOPPENG - Banyaknya keluahan dari warga BTN Tompo Tobani mengenai aktivitas tambang galian C, di Kelurahan Lalabata Riaja, kini menjadi sorotan.
Betapa tidak, pihak tambang sempat mengajukan perluasan tambang yang diajukan ke warga, seluas 13 hektare namun ditolak."Silahkan urus izinnya, tapi jangan melintas di Perumahan," kata salah satu warga yang namanya tak ingin ditulis, Rabu (27/7).
Lanjut dia, warga juga mengeluhkan kondisi jalan yang dilalui sudah sangat memperihatinkan. Pasalnya, operasi yang dilakukan pihak tambang sudah berlebihan dan melanggar perjanjian.
"Sudah sering terjadi kecelakaan gegara jalan rusak, kalau kondisi ini terus berlangsung, warga nantinya akan menutup jalan tersebut," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PSDA Soppeng, Andi Hairuddin mengatakan, lokasi tambang galian C yang beroperasi, di Jalan Tujuh Waliwali, yang mencangkup tiga Perumahan, diantaranya BTN Tompo Tobani, BTN Sinar Matra II serta BTN Lalabata Permai, bulan ini izin operasinya akan habis.
"Bulan ini, izin operasinya akan habis," kata Hairuddin, saat ditemui oleh Rakyatsatu.com, di ruangannya.
Dikatakan Hairuddin, untuk selanjutnya, pihaknya tidak akan lagi mengeluarkan rekomendasi perpanjangan operasi dan tidak memberikan penambahan wilayah.
"Pihak kami hanya memberikan rekomedasi titik koordinat kepada pemilik tambang, hinnga kini kami tidak memberikan rekomendasi pelsel, yang melarang anggota Polri bermain game saat jam dinas. (*)
Betapa tidak, pihak tambang sempat mengajukan perluasan tambang yang diajukan ke warga, seluas 13 hektare namun ditolak."Silahkan urus izinnya, tapi jangan melintas di Perumahan," kata salah satu warga yang namanya tak ingin ditulis, Rabu (27/7).
Lanjut dia, warga juga mengeluhkan kondisi jalan yang dilalui sudah sangat memperihatinkan. Pasalnya, operasi yang dilakukan pihak tambang sudah berlebihan dan melanggar perjanjian.
"Sudah sering terjadi kecelakaan gegara jalan rusak, kalau kondisi ini terus berlangsung, warga nantinya akan menutup jalan tersebut," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PSDA Soppeng, Andi Hairuddin mengatakan, lokasi tambang galian C yang beroperasi, di Jalan Tujuh Waliwali, yang mencangkup tiga Perumahan, diantaranya BTN Tompo Tobani, BTN Sinar Matra II serta BTN Lalabata Permai, bulan ini izin operasinya akan habis.
"Bulan ini, izin operasinya akan habis," kata Hairuddin, saat ditemui oleh Rakyatsatu.com, di ruangannya.
Dikatakan Hairuddin, untuk selanjutnya, pihaknya tidak akan lagi mengeluarkan rekomendasi perpanjangan operasi dan tidak memberikan penambahan wilayah.
"Pihak kami hanya memberikan rekomedasi titik koordinat kepada pemilik tambang, hinnga kini kami tidak memberikan rekomendasi pelsel, yang melarang anggota Polri bermain game saat jam dinas. (*)