RAKYATSATU.COM, BONE - Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau program bedah rumah mulai memasuki tahap penyaluran material di Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Program yang dikelola Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (P3KP) ini ditujukan bagi masyarakat penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Penerima Manfaat, Bunga ungkapkan rasa syukur material bantuan RTLH telah disalurkan
Camat Sibulue Sainal Abidin memantau langsung penyaluran material kepada sejumlah penerima bantuan di Desa Bulie, Desa Tunreng Tellue, dan Desa Massenreng Pulu pada Sabtu (17/10/2026).
"Alhamdulillah, pihak pengelola BSPS sudah droping bahan material dan penerima manfaat sudah mulai mengerjakan rumahnya. Semoga bahan-bahan lainnya cepat juga datang," ujar Sainal Abidin.
Salah seorang penerima bantuan, yang disebut Bunga (nama samaran), membenarkan sebagian material sudah tiba. Bahan yang diterimanya antara lain bata ringan, paku, dan beberapa material lainnya untuk pengerjaan rumah.
"Iye sudah adami puang, ada bata ringan, paku dan beberapa bahan lainnya. Semoga bahan lainnya seperti semen cepat juga datang," ujar Bunga.
![]() |
| Sebagian material bantuan RTLH telah disalurkan pengelola kepada penerima manfaat. |
Pendamping atau pengelola BSPS RTLH di Desa Bulie dan Desa Tunreng Tellue, Andi Rizal, juga membenarkan penyaluran material dilakukan secara bertahap. Sementara sebagian bahan sudah dikirim kepada penerima, material lainnya masih dalam proses.
"Iye sementara proses pak," ujarnya singkat.
Sebagai informasi, program BSPS 2026 memberikan bantuan senilai Rp 20 juta untuk setiap unit rumah. Dana tersebut terdiri dari Rp 17,5 juta untuk pembelian bahan bangunan dan Rp 2,5 juta untuk upah tukang.
Adapun penyaluran anggaran ditargetkan selesai pada Oktober 2026. Sementara itu, seluruh pekerjaan fisik pembangunan atau perbaikan rumah ditargetkan rampung paling lambat November 2026. [Ikhlas/Rasul]
