| Kasi Pembinaan SMA dan Fasilitas Pendidikan Masyarakat Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Bone Dr. Shabiel Zakaria, S.Pd., M.Pd didampingi Plt Kepala UPT SMA Negeri 13 Bone dan Komisioner KPU Bone swafoto bersama dengan para Paslon di selah acara pembukaan |
RAKYATSATU.COM, BONE – Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS UPT SMA Negeri 13 Bone periode 2026-2027 berlangsung semarak. Kegiatan yang digelar pada 24-30 September 2026 tersebut menjadi wadah bagi siswa untuk belajar berdemokrasi di lingkungan sekolah.
Kegiatan tersebut mengusung tema "Pemilihan Ketua OSIS Bukan Sekadar Memilih, tetapi Menentukan Arah Perubahan". Melalui tema itu, siswa diajak memahami proses demokrasi sekaligus menentukan arah organisasi OSIS ke depan.
Ketua panitia, Zaskia Indriani, mengatakan pemilihan OSIS bukan ajang untuk menimbulkan perselisihan atau pertentangan antarsiswa. Menurutnya, kegiatan tersebut justru menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan persatuan di lingkungan sekolah.
"Dengan adanya rangkaian kegiatan ini, siswa dapat memastikan dan menentukan calon yang lebih tepat yang dapat membawa kemajuan sekolah SMAN 13 Bone," ujarnya.
Plt Kepala UPT SMA Negeri 13 Bone, Nur Abidin, S.Pd., mengatakan pemilihan OSIS merupakan agenda yang dilaksanakan setiap tahun dengan mengacu pada petunjuk teknis dari Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan.
Menurutnya, pelaksanaan pemilihan membutuhkan sinergi berbagai pihak, mulai dari Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, KPU Kabupaten Bone, hingga Majelis Perwakilan Kelas (MPK) yang berperan dalam penyelenggaraan demokrasi di sekolah. Setiap tahapan disiapkan melalui kolaborasi dengan mengacu pada panduan dan petunjuk teknis yang berlaku.
Nur Abidin menilai kegiatan tersebut penting sebagai pembekalan bagi siswa yang nantinya menjadi pemilih pemula dalam pelaksanaan demokrasi di masyarakat.
"Ini menjadi pembekalan bagi siswa sebagai calon pemilih pemula dalam pesta demokrasi mendatang, termasuk belajar memilih calon dan figur yang terbaik," ujar Nur Abidin.
Ia juga mengajak seluruh warga sekolah menjaga sinergi dan kebersamaan untuk mendukung kemajuan SMA Negeri 13 Bone.
Perwakilan Komisioner KPU Kabupaten Bone, Abdul Asis, turut mengapresiasi pelaksanaan pemilihan OSIS tersebut. Dia berharap kegiatan serupa dapat diterapkan di lebih banyak sekolah sebagai bagian dari pendidikan demokrasi bagi siswa.
Menurut Abdul Asis, pemilihan OSIS dapat menjadi miniatur sekaligus laboratorium demokrasi di lingkungan sekolah. Siswa tidak hanya belajar menggunakan hak pilih, tetapi juga memahami proses menentukan pilihan berdasarkan visi dan misi kandidat.
"Melalui kegiatan ini, siswa belajar memahami alasan menggunakan hak pilih, menyimak visi dan misi kandidat, serta menentukan pilihan dalam proses demokrasi," harapnya.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Seksi Pembinaan SMA dan Fasilitas Pendidikan Masyarakat Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Bone, Sulawesi Selatan, Dr. Shabiel Zakaria, S.Pd., M.Pd.
Ia menilai pelaksanaan pemilihan OSIS di SMAN 13 Bone patut diapresiasi karena telah mengikuti aturan dan petunjuk teknis yang ditetapkan.
Shabiel berharap kualitas kegiatan demokrasi siswa tersebut terus ditingkatkan. Dia juga berharap SMAN 13 Bone dapat menjadi contoh bagi sekolah lainnya dalam melaksanakan pendidikan demokrasi di lingkungan sekolah.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada komisioner KPU Bone yang mengawal kegiatan ini dan saya harap SMAN 13 Bone menjadi contoh dari sekolah lainnya," kata Shabiel sekaligus membuka kegiatan ajang demokrasi siswa tersebut.
Suasana pemilihan semakin dinamis saat tiga pasangan calon menyampaikan orasi dan mengikuti debat visi, misi, serta gagasan program. Para kandidat diberikan ruang untuk menyampaikan ide dan program yang akan dijalankan jika terpilih memimpin OSIS.
Paslon 1 terdiri atas Andi Syahwa Arba'atun sebagai calon ketua dan Rani sebagai calon wakil ketua. Paslon 2 yakni Andi Afifah Zalzabila sebagai calon ketua dan Andi Kayla sebagai calon wakil ketua. Sementara Paslon 3 terdiri atas Vicky Vibrianto sebagai calon ketua dan Nur Aisyah sebagai calon wakil ketua.
Melalui pemilihan tersebut, UPT SMA Negeri 13 Bone tidak sekadar memilih pengurus OSIS baru. Kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran bagi siswa untuk memahami demokrasi, menyampaikan gagasan, menghargai perbedaan, menggunakan hak pilih, serta belajar bertanggung jawab dalam menentukan arah organisasi secara bersama. [Ikhlas /Sugi]