Iklan

Iklan

Bupati Sinjai Bagikan Pengalaman Kepemimpinan di Latpim LAN Makassar

08 September 2026, 7:18 AM WIB Last Updated 2026-09-07T23:18:03Z


RAKYATSATU.COM, MAKASSAR
- Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Makassar menghadirkan Bupati Sinjai Hj Ratnawati Arif sebagai pemateri dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (Latpim) Angkatan I, Senin (7/9/2026). Ratnawati membagikan pengalaman dan perspektif kepemimpinannya mengenai pentingnya manajemen perubahan dalam menghadapi dinamika pemerintahan.


Kegiatan yang digelar Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan (Pusjar SKMP) LAN RI Makassar itu berlangsung di Aula Kantor Pusat Pembelajaran dan Strategi Manajemen Pemerintahan LAN Makassar. Puluhan peserta Latpim mengikuti materi bertajuk Manajemen Perubahan Sektor Publik.


Ratnawati mengatakan perubahan di sektor publik berlangsung semakin cepat. Mulai dari perubahan regulasi, perkembangan teknologi digital, tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang cepat dan berkualitas, keterbatasan anggaran, perubahan pola kerja ASN, hingga tuntutan transparansi dan akuntabilitas membuat organisasi pemerintah harus memiliki kemampuan beradaptasi.


Menurutnya, organisasi pemerintah tidak lagi cukup hanya menjalankan rutinitas administrasi. Aparatur sipil negara dituntut mampu membaca persoalan, menginisiasi perubahan, mengelola resistensi, membangun kolaborasi, serta memastikan setiap perubahan memberikan dampak terhadap kinerja organisasi.


"Organisasi pemerintah tidak cukup hanya menjalankan rutinitas administrasi. Aparatur dituntut mampu mengidentifikasi masalah, menginisiasi perubahan, mengelola resistensi, membangun kolaborasi, serta memastikan perubahan menghasilkan peningkatan kinerja yang nyata," jelasnya.


Bupati Ratnawati juga menilai tantangan terbesar dalam manajemen perubahan sektor publik tidak hanya berkaitan dengan perubahan sistem maupun pemanfaatan teknologi. Faktor manusia, terutama pola pikir, budaya kerja, dan perilaku aparatur, menjadi bagian penting yang menentukan keberhasilan sebuah perubahan.


Karena itu, menurut Ratnawati, pemimpin memiliki posisi strategis sebagai penggerak perubahan. Pemimpin tidak hanya dituntut mampu menyusun kebijakan, tetapi juga harus membangun komitmen bersama, mengelola resistensi, mengomunikasikan visi perubahan secara efektif, serta memastikan perubahan bermuara pada peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik.


"Oleh karena itu, pemimpin perubahan harus mampu membangun komitmen, mengelola resistensi, mengomunikasikan visi perubahan, serta memastikan perubahan menghasilkan peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik," ungkapnya.


Dalam sesi tersebut, Ratnawati turut mengaitkan materi dengan pengalamannya selama menjalankan kepemimpinan di pemerintahan. Sejumlah pengalaman dan persoalan yang dihadapi di lapangan dibagikan sebagai bahan pembelajaran bagi peserta untuk memahami penerapan konsep perubahan dalam organisasi pemerintahan.


Pembahasan berlangsung interaktif. Para peserta aktif mendalami berbagai persoalan terkait kepemimpinan, perubahan organisasi, hingga upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui sesi diskusi dan tanya jawab.


Sebelum memberikan materi, Bupati Sinjai terlebih dahulu diterima Sekretaris Utama LAN Dr Andi Taufik bersama Kepala BLPK Makassar Sudarmi Narwis dan sejumlah pejabat fungsional. Pertemuan tersebut berlangsung di ruang kerja Kepala Kantor Pusat Pusjar SKMP LAN RI Makassar.


Melalui forum tersebut, Ratnawati berharap peserta Latpim tidak berhenti pada pemahaman konsep manajemen perubahan. Dia mendorong para peserta menerapkannya secara konkret di unit kerja masing-masing sehingga dapat berdampak pada peningkatan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. [Ikhlas /Sudirman]

Komentar

Tampilkan

  • Bupati Sinjai Bagikan Pengalaman Kepemimpinan di Latpim LAN Makassar
  • 0

Terkini

Iklan