Iklan

Iklan

Sulsel Juara II Umum MTQ KORPRI, Prof Zudan: Tuan Rumah Luar Biasa

30 Agustus 2026, 7:33 PM WIB Last Updated 2026-08-30T11:33:52Z
Ketua Umum Korpri yang juga Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh.


RAKYATSATU.COM, PANGKEP - Sulawesi Selatan (Sulsel) menutup rangkaian Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Nasional VIII Tahun 2026 dengan torehan prestasi membanggakan.

Tak hanya sukses menjalankan peran sebagai tuan rumah bersama Kota Makassar dan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulsel juga berhasil mengamankan Juara Umum II dengan koleksi 125 poin.

Pengumuman tersebut disampaikan pada malam penutupan MTQ Korpri Nasional VIII di Lapangan Citra Mas, Kabupaten Pangkep, Sabtu (29/8/2026).

Sulsel berada di bawah Sumatera Barat yang tampil sebagai Juara Umum I dengan 160 poin. Sementara posisi ketiga ditempati DKI Jakarta dengan raihan 103 poin.

Prestasi tersebut menjadi catatan penting bagi Sulsel. Sebab, di tengah tanggung jawab besar sebagai tuan rumah, para kafilah Sulsel tetap mampu menunjukkan daya saing dan menembus posisi tiga besar nasional.

Ketua Umum Korpri yang juga Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, memberikan apresiasi terhadap prestasi Sulsel sekaligus keberhasilan penyelenggaraan MTQ Korpri Nasional VIII.

Menurut Zudan, Sulsel, Kota Makassar, dan Kabupaten Pangkep telah menjalankan amanah sebagai tuan rumah dengan baik.

Ia bahkan memberikan penilaian tinggi terhadap keseluruhan pelaksanaan MTQ yang berlangsung di Makassar dan Pangkep.

“Pada malam hari ini saya merasa lega. Alhamdulillah, seluruh rangkaian acara MTQ Nasional VIII Korpri Tahun 2026 dengan tuan rumah Provinsi Sulawesi Selatan, Kota Makassar, dan Kabupaten Pangkep berjalan dengan sempurna, rapi, meriah. Menurut saya, ini adalah acara yang sangat perfect,” kata Zudan saat menghadiri penutupan MTQ Korpri Nasional VIII di Pangkep.

Zudan juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sulsel, Bupati Pangkep, Wali Kota Makassar beserta seluruh jajaran yang terlibat dalam penyelenggaraan.

“Terima kasih untuk Pak Gubernur, Pak Bupati, Pak Wali Kota, beserta seluruh jajarannya,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan Sulsel meraih posisi kedua sekaligus menjadi tuan rumah menunjukkan bahwa provinsi tersebut memiliki kualitas peserta serta persiapan yang baik.

MTQ Korpri Nasional VIII Tahun 2026 juga mencatat rekor dari sisi kepesertaan.

Sebanyak 117 kafilah atau kontingen dari berbagai daerah, kementerian, dan lembaga ikut ambil bagian dalam ajang tersebut.

Zudan menyebut jumlah tersebut menjadi yang terbesar sepanjang delapan kali penyelenggaraan MTQ Korpri Nasional.

“Diikuti 117 kafilah atau 117 kontingen. Ini menjadi kontingen yang terbesar sepanjang delapan kali MTQ Nasional Korpri,” katanya.

Dengan jumlah peserta yang besar, kompetisi tahun ini berlangsung semakin ketat. Sulsel pun berhasil membuktikan kualitasnya dengan mengamankan posisi runner-up di bawah Sumatera Barat.

Selain menghadirkan persaingan di bidang keagamaan, penyelenggaraan MTQ Korpri Nasional VIII turut memberikan dampak ekonomi bagi daerah tuan rumah.

Kehadiran ribuan peserta dan pendamping di Makassar dan Pangkep ikut menggerakkan berbagai sektor usaha masyarakat, mulai dari akomodasi, transportasi, kuliner, perdagangan hingga UMKM.

Zudan menyebut besarnya jumlah peserta memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Dampak ekonominya bertumbuh karena pesertanya banyak sekali. Ribuan peserta datang ke Pangkep dan Makassar,” ujarnya.

Menurutnya, MTQ Korpri juga menjadi ruang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah di kalangan ASN dari berbagai wilayah Indonesia.

Juara MTQ Berpeluang Dapat Kenaikan Pangkat

Tak hanya memberikan penghargaan dalam bentuk prestasi, Korpri juga membuka peluang apresiasi lebih lanjut bagi ASN yang berhasil mengukir prestasi maupun pihak yang dinilai memberikan kontribusi luar biasa dalam penyelenggaraan MTQ.

Zudan mengatakan peserta dengan prestasi terbaik, termasuk pihak yang berkontribusi besar dalam penyelenggaraan, dapat diusulkan mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa.

“Nanti kalau ini yang juara-juara, yang top-top, dan juga panitia yang sudah menyelenggarakan kegiatan ini bisa diajukan kenaikan pangkat luar biasa. Nanti kita akan lakukan penilaian di BKN secara objektif,” katanya.

Ia berharap capaian dalam MTQ tidak berhenti pada podium dan penghargaan, tetapi berlanjut dalam kehidupan sehari-hari.

Nilai-nilai Al-Qur’an, kata dia, harus dapat diterapkan dalam lingkungan birokrasi, keluarga ASN, maupun masyarakat.

“Kami berharap nilai-nilai Qur’ani ini bisa terus diterapkan di kalangan birokrasi, di keluarga ASN, dan di masyarakat,” tuturnya.

Maluku Utara Tuan Rumah MTQ Korpri 2028

Setelah Sulsel sukses menjadi tuan rumah sekaligus meraih Juara Umum II, estafet penyelenggaraan MTQ Korpri Nasional selanjutnya akan berpindah ke Provinsi Maluku Utara pada 2028.

Zudan berharap penyelenggaraan mendatang dapat terus berkembang, baik dari sisi jumlah peserta maupun kualitas kompetisi.

Ia juga membuka peluang penambahan cabang lomba berdasarkan sejumlah usulan yang telah disampaikan.

“Harapan saya nanti cabang yang dipertandingkan bisa ditambah karena ada beberapa usulan baru. Kemudian tingkat kepesertaan juga bisa ditingkatkan,” katanya.

Menurut Zudan, MTQ Korpri harus terus mengalami peningkatan dari setiap penyelenggaraan, tidak hanya dari sisi kuantitas, tetapi juga kualitas.

“Semoga setiap tahun terus meningkat dari sisi kuantitas dan meningkat dari sisi kualitas,” pungkasnya. (Ikhlas/Mia)
Komentar

Tampilkan

  • Sulsel Juara II Umum MTQ KORPRI, Prof Zudan: Tuan Rumah Luar Biasa
  • 0

Terkini

Iklan