Iklan

Iklan

P4S Lamellong Latih Petani Muda Merakit Smart Hydro Loop untuk Pertanian Cerdas

06 Agustus 2026, 10:43 PM WIB Last Updated 2026-08-06T14:43:07Z


RAKYATSATU.COM, BONE - 
Balai Desa Kajaolaliddong, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone, menjadi lokasi pelatihan perakitan teknologi pertanian cerdas. Kegiatan ini digelar Tim PPK Ormawa UKM KPI Universitas Hasanuddin sebagai bagian dari program alih teknologi dan penguatan kapasitas masyarakat desa, Rabu 5 Agustus 2026.


Puluhan calon teknisi, petani muda, dan pengurus Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Lamellong mengikuti pelatihan merakit dua perangkat utama dalam program Mannennungeng Smart Hydro Loop, yakni sistem irigasi AWD (Alternate Wetting and Drying) berbasis Internet of Things (IoT) Uwai Tuo dan alat pengendali hama ramah lingkungan Warani. 


Pelatihan berlangsung dengan pendekatan praktik langsung. Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat dalam setiap tahapan perakitan, mulai dari mengenali komponen, merangkai sensor, hingga memasang panel surya. Selama proses berlangsung, tim mahasiswa mendampingi peserta agar memahami fungsi serta cara kerja setiap perangkat yang dirakit.


Sistem irigasi Uwai Tuo Mannennungeng merupakan teknologi berbasis IoT yang memanfaatkan tenaga surya untuk mendukung penerapan metode AWD. Perangkat ini dirancang mampu menghemat penggunaan air hingga 25 persen melalui pemantauan tinggi muka air secara real time. Sementara itu, Warani Mannennungeng menggabungkan teknologi Light Trap otomatis dan Solar Ultrasonic Pest Repeller sebagai alternatif pengendalian hama tanpa penggunaan pestisida kimia.


Ketua Tim PPK Ormawa UKM KPI Universitas Hasanuddin 2026, Fadel Muhammad S., mengatakan pelatihan perakitan menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian teknologi di tingkat desa. Menurut dia, masyarakat tidak hanya diperkenalkan pada teknologi, tetapi juga dibekali kemampuan merakit, memahami, serta merawat perangkat secara mandiri.


"Kami ingin teknologi ini tidak hanya menjadi milik tim mahasiswa, tetapi benar-benar dimiliki dan dirawat oleh masyarakat. Melalui sesi perakitan ini, para calon teknisi, petani muda, dan pengurus P4S Lamellong belajar langsung merakit dan memahami cara kerja alat. Ini adalah investasi jangka panjang untuk keberlanjutan program setelah kami selesai mengabdi," ujar Fadel.


Salah seorang petani muda peserta pelatihan, Dimas, mengaku mendapatkan pengalaman baru selama mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengatakan pelatihan membuat peserta memahami proses pemasangan sensor dan panel surya sehingga lebih siap mengoperasikan teknologi itu di lahan pertanian.


"Kami selama ini hanya mendengar tentang alat ini, tetapi belum pernah melihat dan merakitnya secara langsung. Hari ini kami diajarkan bagaimana memasang sensor dan panel surya dengan benar. Ilmu ini sangat berguna dan membuat kami lebih percaya diri untuk mengoperasikan alat ini nantinya di lahan kami sendiri," katanya.


Ketua Umum UKM KPI Universitas Hasanuddin, Aydil Fitra Mulya, menilai keterlibatan pengurus P4S Lamellong menjadi langkah strategis dalam memperluas transfer pengetahuan kepada petani. Menurut dia, P4S memiliki peran sebagai pusat pembelajaran yang dapat menyebarluaskan keterampilan perakitan teknologi kepada masyarakat.


"P4S Lamellong adalah pusat pembelajaran petani di desa ini. Dengan melibatkan mereka dalam perakitan alat, kami memastikan pengetahuan ini tidak hanya berhenti pada individu, tetapi dapat ditularkan kepada petani lain melalui pelatihan-pelatihan yang akan datang," ujarnya.


Pengurus P4S Lamellong menyatakan siap menjadikan pelatihan tersebut sebagai bagian dari kurikulum pembelajaran di P4S pada masa mendatang. Melalui kegiatan itu, Tim Mannennungeng tidak hanya menyerahkan perangkat teknologi kepada masyarakat, tetapi juga memperkuat kapasitas lokal agar mampu mengelola, mengoperasikan, dan mengembangkan teknologi pertanian secara mandiri. Langkah tersebut sejalan dengan tujuan program Mannennungeng untuk mendorong penerapan pertanian cerdas yang efisien, berkelanjutan, dan ramah lingkungan di Kabupaten Bone. [Ikhlas/*]

Komentar

Tampilkan

  • P4S Lamellong Latih Petani Muda Merakit Smart Hydro Loop untuk Pertanian Cerdas
  • 0

Terkini

Iklan