RAKYATSATU.COM, SINJAI - Turnamen Mini Soccer Disdik Cup I Tahun 2026 resmi bergulir di Lapangan Mini Soccer Lompu, Kabupaten Sinjai. Turnamen tersebut dibuka pada Jumat (28/8/2026) malam.
Kegiatan yang digelar dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu dibuka langsung Bupati Sinjai Hj Ratnawati Arif. Pembukaan ditandai dengan tendangan kehormatan.
Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, turnamen tersebut menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, persaudaraan, sportivitas, dan kebersamaan keluarga besar dunia pendidikan di Kabupaten Sinjai.
Ketua Panitia Muhammad Adli Arifin mengatakan turnamen diikuti 107 tim. Rinciannya, 64 tim dari jenjang SD, 32 tim SMP, serta 11 tim dari K3S, MKKS, dan Dinas Pendidikan.
Tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme insan pendidikan Sinjai terhadap olahraga. Turnamen ini sekaligus menjadi momentum memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan pendidikan.
Untuk kategori SD dan SMP, juara I, II, dan III bersama akan mendapatkan piala bergilir, piala tetap, serta uang pembinaan. Sementara kategori K3S, MKKS, dan Dinas Pendidikan akan mendapatkan piala tetap bagi juara I, II, dan III bersama.
Bupati Sinjai Ratnawati Arif mengapresiasi pelaksanaan Turnamen Mini Soccer Disdik Cup I. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi aktivitas positif untuk mengisi momentum peringatan kemerdekaan.
"Turnamen ini tidak hanya diikuti para siswa SD dan SMP, tetapi juga para kepala sekolah antar satuan pendidikan. Saya berharap turnamen ini tidak semata-mata menjadi wadah berkompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi dan mengekspresikan bakat olahraga," ujar Ratnawati.
Bupati juga mengajak para kepala sekolah yang ikut bertanding menjadikan turnamen tersebut sebagai momentum untuk sejenak melepas rutinitas dan beban pekerjaan. Menurutnya, olahraga dapat menjadi ruang untuk bergembira sekaligus memperkuat komunikasi dan kebersamaan keluarga besar pendidikan.
Dia menilai pertandingan mini soccer dapat dimaknai sebagai miniatur perjuangan bangsa yang membutuhkan kerja keras, kekompakan, dan kedisiplinan. Nilai-nilai tersebut, kata dia, harus terus dijaga seluruh unsur pendidikan, mulai aparatur pemerintah, tenaga pendidik, hingga peserta didik.
"Tidak ada pencapaian yang bisa diraih sendirian tanpa persatuan. Sebuah kemajuan tidak bisa diwujudkan tanpa prinsip sama-sama ki," katanya.
Ratnawati juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas dan kehormatan selama pertandingan. Para kepala sekolah yang ikut bertanding diharapkan dapat menjadi teladan bagi siswa dengan menghindari emosi berlebihan yang berpotensi merusak persaudaraan dan memicu perpecahan.
"Mari bertanding dengan penuh semangat, bermain dengan sportif, menang tanpa merendahkan dan kalah tanpa kehilangan kehormatan," kuncinya.
Turnamen tersebut akan berlangsung hingga 6 September 2026. Pembukaan turut dihadiri Staf Ahli Bupati Sinjai H Burhanuddin, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Dr Mansyur, Lurah Biringere, Kepala Dinas Pendidikan Irwan Suaib beserta jajarannya, para Koordinator Wilayah se-Kabupaten Sinjai, Ketua MKKS, Ketua K3S se-Kabupaten Sinjai, para kepala satuan pendidikan tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Sinjai, serta tamu undangan lainnya. [Ikhlas /Sudirman]
