RAKYATSATU.COM, MAROS – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maros menggelar rapat paripurna memperingati Hari Jadi Kabupaten Maros ke-67 di ruang rapat paripurna DPRD Maros, Selasa, 7 Juli 2026. Peringatan tahun ini mengusung tema "Merawat Tradisi, Menjemput Kemajuan".
Suasana sidang berlangsung khidmat. Seluruh peserta, mulai dari pimpinan daerah, anggota DPRD, hingga tamu undangan, mengenakan pakaian adat Bugis-Makassar.
Rapat paripurna dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Bupati Maros AS Chaidir Syam, Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau, Bupati Wajo Andi Rosman, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Irfan AB dan Andi Patare Amir, jajaran Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam pidatonya, Bupati Maros AS Chaidir Syam memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah. Menurut dia, salah satu indikator yang menonjol adalah pertumbuhan ekonomi Kabupaten Maros yang dinilai mengalami peningkatan signifikan.
"Maros tumbuh melesat hingga 51 persen dan menempatkan Kabupaten Maros sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tercepat kedua di Sulawesi Selatan," kata Chaidir.
Ia juga menyebut Maros berhasil mencatatkan pertumbuhan investasi yang menempatkan daerah tersebut pada peringkat ketiga tertinggi di Sulawesi Selatan. Capaian itu, kata dia, merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat.
"Kami menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang terus mendukung pembangunan infrastruktur di Kabupaten Maros. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan daerah," ujarnya.
Kabupaten Maros resmi berdiri pada 4 Juli 1960 dan kini memasuki usia ke-67. Selama perjalanannya, daerah yang terdiri atas 14 kecamatan itu telah dipimpin oleh 22 kepala daerah serta mencatat berbagai penghargaan di tingkat provinsi maupun nasional.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dalam sambutannya mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Maros. Menurut dia, peran legislatif menjadi bagian penting dalam mengawal program pembangunan agar berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
"Kami berharap sinergi seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat agar pembangunan di Kabupaten Maros dapat berjalan berkelanjutan," kata Andi Sudirman.
Rapat paripurna ditutup dengan penegasan komitmen pemerintah daerah untuk melanjutkan pembangunan, terutama pada sektor infrastruktur, sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (ikhlas/arul)