RAKYATSATU.COM, SINJAI - Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai bersama Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Watampone menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait penunjukan lokasi pelaksanaan pidana kerja sosial dan pidana pelayanan masyarakat bagi anak di Kabupaten Sinjai.
Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam mendukung sistem peradilan pidana anak yang mengedepankan pembinaan, pendidikan, dan pemulihan. Pelaksanaannya juga diarahkan agar tetap mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak.
Melalui PKS ini, fasilitas pelayanan kesehatan yang berada di bawah naungan Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai dapat ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan pidana kerja sosial maupun pidana pelayanan masyarakat bagi anak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi media pembelajaran yang mampu menumbuhkan tanggung jawab, disiplin, kepedulian sosial, sekaligus memberikan pengalaman positif dalam proses pembinaan anak.
Dalam implementasinya, Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai akan berkoordinasi dengan Balai Pemasyarakatan Kelas II Watampone guna memastikan pelaksanaan pidana kerja sosial dan pelayanan masyarakat berlangsung secara terarah, aman, edukatif, serta disesuaikan dengan kapasitas dan kebutuhan pembinaan setiap anak.
Kolaborasi ini juga menjadi wujud komitmen kedua instansi dalam mendukung kebijakan pemerintah mengenai penyelenggaraan pidana alternatif bagi anak. Dengan pendekatan tersebut, proses pembinaan diharapkan tidak hanya berfokus pada aspek penegakan hukum, tetapi juga membuka kesempatan bagi anak untuk memperbaiki diri, mengembangkan keterampilan, dan kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.
Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai menyatakan menyambut baik kerja sama tersebut sebagai bagian dari upaya menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan humanis. Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan Balai Pemasyarakatan, pelaksanaan pidana kerja sosial dan pidana pelayanan masyarakat bagi anak di Kabupaten Sinjai diharapkan berjalan efektif serta memberi manfaat bagi anak, masyarakat, dan pembangunan daerah secara berkelanjutan. [Ikhlas /Sudirman]
