
Agen BRILink Toko Mega Jaya saat melayani nasabah dalam transaksi menggunakan mesin EDC BRI/ Foto : Ichsan Machmud
RAKYATSATU.COM, SOPPENG – Setiap Rabu pagi, suasana di Pasar Lolloe, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, selalu lebih ramai dari biasanya. Hari pasar menjadi momen berkumpulnya pedagang dan pembeli dari berbagai wilayah untuk memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari.
Tepat di depan pasar, berdiri Toko Mega Jaya, sebuah usaha milik Ilham Parawansah yang telah dikenal masyarakat. Selain menjual berbagai kebutuhan elektronik, toko tersebut juga melayani transaksi perbankan sebagai Agen BRILink.
Lokasinya yang strategis membuat Toko Mega Jaya menjadi salah satu titik yang ramai dikunjungi warga. Sebelum masuk ke pasar, banyak masyarakat lebih dahulu singgah untuk melakukan transaksi keuangan.
Pada hari biasa, Agen BRILink di Toko Mega Jaya melayani sekitar 20 nasabah setiap hari. Namun ketika hari pasar yang berlangsung setiap Rabu tiba, jumlah transaksi biasanya meningkat karena tingginya aktivitas ekonomi masyarakat.
Sejak pagi, warga datang silih berganti. Sebagian besar menarik uang tunai untuk berbelanja di pasar, sementara lainnya melakukan transfer, pembayaran tagihan, pembelian token listrik, hingga berbagai transaksi perbankan lainnya.
Menurut Ilham, kebutuhan uang tunai masih cukup tinggi di kalangan masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga yang datang berbelanja ke Pasar Lolloe.
"Kalau hari pasar memang jauh lebih ramai. Banyak ibu-ibu yang datang tarik uang dulu sebelum masuk belanja," kata Ilham, Rabu, 10 Juni 2026.
Keberadaan Agen BRILink tersebut menjadi solusi bagi warga yang selama ini harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk mengakses layanan perbankan. ATM terdekat dari Pasar Lolloe berjarak sekitar lima kilometer.
![]() |
| Toko Elektronik sekaligus Agen BRILink Toko Mega Jaya yang berdampingan dengan Pasar Lolloe/ Foto : Ichsan Machmud |
Bagi masyarakat yang tinggal di daerah pinggiran maupun wilayah yang lebih terpencil, perjalanan menuju ATM atau kantor bank tentu membutuhkan waktu dan biaya tambahan. Kini mereka cukup datang ke Toko Mega Jaya untuk melakukan berbagai transaksi keuangan.
Salah seorang nasabah yang rutin memanfaatkan layanan tersebut adalah Ibu Dilla (43). Warga setempat itu mengaku hampir setiap kali ke pasar dirinya menyempatkan diri bertransaksi di Agen BRILink Toko Mega Jaya.
Menurutnya, keberadaan layanan tersebut sangat membantu, terutama saat membutuhkan uang tunai untuk keperluan belanja maupun kebutuhan rumah tangga lainnya.
"Kalau mau ke pasar biasanya saya singgah dulu tarik uang. Lebih mudah karena tidak perlu lagi ke kota," ujarnya.
Bagi dia, manfaat Agen BRILink tidak hanya dirasakan saat hari pasar. Dalam berbagai kebutuhan sehari-hari, layanan tersebut menjadi pilihan utama karena lebih dekat dan mudah dijangkau.
Ia menilai masyarakat yang tinggal jauh dari pusat kota kini memiliki akses layanan keuangan yang lebih praktis tanpa harus meninggalkan aktivitas mereka terlalu lama.
Menariknya, layanan BRILink di Toko Mega Jaya juga terintegrasi dengan usaha elektronik yang dijalankan Ilham. Tidak sedikit pelanggan yang datang untuk membeli peralatan elektronik sekaligus melakukan transaksi perbankan.
Menurut Ilham, sebagian pelanggan memanfaatkan layanan BRILink untuk melakukan pembayaran saat membeli barang elektronik di tokonya.
"Jadi warga bisa sekaligus bertransaksi dan berbelanja di sini. Lebih praktis karena semuanya ada dalam satu tempat," katanya.
Di tengah berkembangnya layanan digital perbankan, kehadiran Agen BRILink tetap memiliki peran penting bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang aktivitas ekonominya masih banyak menggunakan transaksi tunai.
Bagi warga sekitar Pasar Lolloe, Agen BRILink di Toko Mega Jaya bukan sekadar tempat menarik uang. Kehadirannya telah menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat. Setiap Rabu saat hari pasar tiba, toko tersebut menjadi salah satu titik persinggahan warga sebelum memulai aktivitas belanja mereka. [Ichsan Machmud]
