![]() |
| Owner Vinas Kitchenlandak Dimitri Eka Mariana dan suami saat pengenalan produk usai diwawancara media/ Foto : Ichsan Machmud |
RAKYATSATU.COM, MAKASSAR - Program pembinaan yang dijalankan Bank Rakyat Indonesia (BRI) dinilai memberikan dampak bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Jumat, 1 Mei 2026.
Betapa tidak, program tersebut memberi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha melalui dukungan permodalan, pelatihan, hingga pemasaran.
Salah satu pelaku UMKM, Dimitri Eka Mariana, mengaku usahanya berkembang setelah mengikuti program pembinaan dari BRI Regional Office (RO) Makassar.
Kepada Media, owner usaha Vinlandak atau Vinas Kitchenlandak itu mengatakan kualitas produknya meningkat setelah mendapatkan pendampingan dari Bank BRI.
Ia menuturkan usaha yang dirintis sejak 2020 sempat terancam tutup setelah tiga tahun berjalan.
Menurut dia, kondisi itu berubah setelah mengikuti program pembinaan atas ajakan rekan sesama pelaku UMKM.
“Akhir 2023 hampir tutup, karena merasa capek. Tapi kemudian diajak ikut program pembinaan, dan hasilnya baik,” kata Dimitri.
Ia mengatakan program tersebut memberikan banyak manfaat, termasuk pengembangan kapasitas diri.
“Dalam pembinaan saya dibantu manajemen, pemasaran, pengemasan hingga sertifikasi halal,” ujarnya.
Ibu anak satu ini mengatakan, kepercayaan dirinya juga meningkat setelah mengikuti program tersebut.
“Sebelumnya saya tidak berani berbicara di depan banyak orang,” kata dia.
Selain itu, pemasaran produknya kini semakin luas sejak menjadi UMKM binaan BRI.
Menurut dia, produknya yang sebelumnya hanya dipasarkan secara pre order kini telah masuk ke toko besar hingga hotel.
Ia juga mengaku mendapatkan kesempatan mengikuti pameran dan lomba tingkat nasional.
Hal serupa disampaikan Melyana Khohari, pemilik usaha Simpati Lombok Kuning di Jalan Sulawesi, Makassar.
Ia mengatakan kerja sama dengan BRI sejak 2018 membuat produknya semakin dikenal masyarakat, terutama saat pandemi Covid-19.
Menurut dia, pelatihan digital marketing yang diberikan BRI membantu mempertahankan usaha di tengah pandemi.
“Pada saat pandemi, digital marketing membuat produk kami tetap dikenal dan diterima di supermarket,” ujarnya.
Usaha yang berdiri sejak 1998 ini, lanjut Ce Melly, menjadi UMKM binaan Bank BRI membuat produknya lebih baik. Bahkan ia mengklaim, perubahan produknya mencapai 80 persen.
Ia menilai program pembinaan BRI memberikan kemudahan sekaligus mendorong peningkatan kualitas UMKM. [Ichsan Machmud]

.png)