RAKYATSATU.COM, SINJAI - Bupati Sinjai, Ratnawati Arif, melepas ribuan peserta jalan sehat dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026 di kawasan Jalan Tondong, Kecamatan Sinjai Utara, Sabtu, 9 Mei 2026.
Kegiatan itu diikuti siswa, guru, dan masyarakat dari sembilan kecamatan di Kabupaten Sinjai. Sejak pagi, peserta memadati rute jalan sehat yang berlangsung meriah.
Kepala Dinas Pendidikan Sinjai, Irwan Suaib, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah daerah, insan pendidikan, dan masyarakat.
“Melalui momentum Hardiknas ini, kami ingin memperkuat silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan seluruh elemen pendidikan di Kabupaten Sinjai,” kata Irwan.
Dalam sambutannya, Ratnawati menyatakan peringatan Hardiknas tidak sekadar seremoni tahunan, melainkan ruang memperkuat kolaborasi untuk memajukan dunia pendidikan.
Menurut dia, kesehatan jasmani dan kekuatan pikiran menjadi modal penting dalam melahirkan gagasan bagi kemajuan daerah. Ia juga mengajak masyarakat mengedepankan nilai kearifan lokal “Reppa-reppa Sipakatau” sebagai semangat saling menghargai dan menguatkan.
“Pendidikan di Sinjai bukan hanya menjadi tanggung jawab guru di sekolah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Ratnawati mengapresiasi pelaksanaan jalan sehat Hardiknas yang dinilai mampu mempererat hubungan antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan masyarakat.
Pada kesempatan itu, ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sinjai menjadikan sektor pendidikan sebagai prioritas pembangunan daerah. Hingga 2026, sejumlah program strategis disebut terus diperkuat, termasuk transformasi digital pendidikan melalui pemerataan akses teknologi di sekolah wilayah pesisir dan pegunungan.
Pemerintah daerah, kata dia, telah menyalurkan ratusan Chromebook ke berbagai satuan pendidikan. Selain itu, pemerintah pusat turut memberikan bantuan papan interaktif digital dan laptop untuk mendukung pembelajaran serta ujian berbasis digital.
Di bidang kesejahteraan tenaga pendidik, Pemerintah Kabupaten Sinjai juga mengangkat sekitar 1.400 guru dan tenaga pendidik menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Selain itu, program bantuan seragam dan perlengkapan sekolah bagi siswa baru tetap dilanjutkan guna membantu meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak.
Ratnawati berharap pendidikan di Bumi Panrita Kitta mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak dan budi pekerti.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru atas dedikasi mereka mendidik generasi muda, serta kepada orang tua yang terus mendukung proses belajar anak-anak di sekolah.
Turut hadir dalam kegiatan itu Anggota DPRD Sulawesi Selatan Heriwawan, Wakil Ketua DPRD Sinjai Sabir, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Kabupaten Sinjai Rozalina A. Mahyanto, staf ahli bupati, para asisten, kepala organisasi perangkat daerah, serta kepala bagian Setdakab Sinjai. [Ikhlas/Sudirman]
