Iklan

Iklan

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem, Pemkab Sinjai Minta Warga Waspada

15 Mei 2026, 9:48 PM WIB Last Updated 2026-05-15T13:48:34Z


RAKYATSATU.COM, SINJAI - 
Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengeluarkan imbauan kewaspadaan cuaca ekstrem menyusul peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).


Bupati Sinjai Ratnawati Arif meminta masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca buruk yang diperkirakan berlangsung pada periode 11 hingga 20 Mei 2026.


Berdasarkan informasi BMKG, wilayah Sinjai berpotensi mengalami peningkatan curah hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat. Kondisi itu dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.


Cuaca ekstrem tersebut dinilai berpotensi menimbulkan sejumlah bencana, mulai dari banjir, tanah longsor, pohon tumbang, hingga terganggunya aktivitas masyarakat.


Ratnawati meminta warga lebih berhati-hati, terutama ketika beraktivitas di luar rumah saat hujan deras disertai petir dan angin kencang terjadi.


“Kami meminta masyarakat selalu siaga menghadapi potensi bencana seperti banjir, longsor, angin kencang, dan pohon tumbang,” kata Ratnawati, Jumat, 15 Mei 2026.


Pemerintah daerah juga mengingatkan masyarakat yang tinggal di wilayah rawan longsor dan bantaran sungai agar meningkatkan kewaspadaan apabila hujan turun dalam durasi cukup lama.


Selain warga di daratan, perhatian juga diarahkan kepada pengguna transportasi laut. Operator kapal dan masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan diminta memperhatikan potensi gelombang tinggi yang dapat membahayakan keselamatan pelayaran.


Dalam situasi cuaca yang tidak menentu, pemerintah meminta masyarakat terus memantau perkembangan informasi resmi dari BMKG maupun Posko BPBD Sinjai.


Menurut Ratnawati, informasi yang cepat dan akurat menjadi penting agar masyarakat dapat segera mengambil langkah antisipasi apabila kondisi cuaca memburuk.


Pemerintah daerah juga meminta warga segera melapor jika menemukan atau mengalami kejadian bencana di wilayah masing-masing.


“Warga yang mengetahui adanya bencana diharapkan segera melaporkan ke Posko BPBD Sinjai agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.


Dalam beberapa tahun terakhir, cuaca ekstrem memang kerap memicu bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan, termasuk Sinjai. Curah hujan tinggi sering menyebabkan genangan, longsor di daerah perbukitan, hingga pohon tumbang di jalur utama.


Karena itu, pemerintah daerah memilih meningkatkan langkah antisipasi lebih awal dibanding menunggu situasi memburuk.


Bagi sebagian masyarakat, hujan mungkin hanya dianggap bagian dari perubahan musim. Namun bagi warga yang tinggal di daerah rawan bencana, langit gelap dan hujan deras sering kali membawa kecemasan tersendiri. [Ikhlas/Sudirman]

Komentar

Tampilkan

  • BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem, Pemkab Sinjai Minta Warga Waspada
  • 0

Terkini

Iklan