RAKYATSATU.COM, MAROS - Pemerintah Kabupaten Maros menyiapkan sekitar 500 paket daging kurban untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan pada momen Iduladha 1447 Hijriah.
Sekretaris Daerah Maros, Andi Davied Syamsuddin, mengatakan bahwa setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diwajibkan menyetorkan minimal 25 paket daging kurban kepada panitia.
“Minimal 25 paket, masing-masing berisi satu kilogram daging,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).
Ia menjelaskan, kontribusi tersebut merupakan bentuk gotong royong aparatur sipil negara (ASN) dalam membantu masyarakat yang berhak menerima daging kurban.
Dari hasil pengumpulan tersebut, jumlah paket yang terkumpul diperkirakan mencapai sekitar 500 paket.
“Seluruhnya akan dibagikan kepada masyarakat yang memang layak menerima,” jelasnya.
Pengelolaan dan distribusi paket daging kurban akan dilakukan oleh panitia dari Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra). Penyaluran akan menggunakan sistem kupon yang dibagikan kepada penerima manfaat.
“Kupon dibagikan oleh panitia, dan masyarakat dapat mengambil daging di lokasi yang telah ditentukan,” katanya.
Salah satu titik distribusi yang disiapkan adalah Lapangan Pallantikang.
Andi Davied menambahkan, pengumpulan daging kurban dikoordinasikan oleh masing-masing OPD agar proses berjalan tertib dan merata. Meski telah ditetapkan jumlah minimal, OPD maupun individu diperbolehkan menyumbang lebih dari ketentuan tersebut.
“Ketentuannya minimal, tapi kalau ingin lebih tentu sangat kami apresiasi,” ujarnya.
Bahkan, beberapa OPD seperti Sekretariat Daerah mampu menyumbangkan lebih dari 100 paket.
Selain itu, kontribusi pribadi dari pejabat dan pegawai juga turut menambah jumlah paket yang terkumpul.
“Saya pribadi menyerahkan 25 paket. Asisten dan kepala bagian juga ikut berkontribusi,” ungkapnya.
Ia menegaskan, panitia tetap membuka kesempatan bagi pihak yang ingin berpartisipasi, meski dalam jumlah kecil.
“Ada juga yang menyumbang lima paket per bagian, tetap kami terima,” pungkasnya. (Ikhlas/Arul)