![]() |
| Beli Motor Yamaha Bisa Jadi Miliarder. |
RAKYATSATU.COM, JAKARTA - Menjelang momen Idul Fitri, produsen sepeda motor Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menghadirkan program apresiasi bagi konsumennya melalui Program Miliarder Yamaha.
Program ini kembali digelar setelah sebelumnya menarik perhatian publik sejak pertama kali diluncurkan pada 2024.
Melalui program tersebut, konsumen yang membeli seluruh tipe motor Yamaha pada periode 1 September 2025 hingga 17 Agustus 2026 berkesempatan memperoleh hadiah utama sebesar Rp1 miliar tanpa potongan pajak.
Manager Public Relations, Yamaha Riding Academy & Community Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Rifki Maulana, mengatakan program ini merupakan bentuk apresiasi perusahaan kepada konsumen yang telah mempercayai produk Yamaha sebagai kendaraan harian.
Menurutnya, berbagai lini produk Yamaha dari segmen skutik MAXi, Classy hingga tipe lainnya terus diminati masyarakat, terutama menjelang Lebaran ketika mobilitas meningkat.
“Line up motor Yamaha berbagai segmen terbukti digemari konsumen dan mereka ingin menggunakannya untuk berkendara di momen penuh berkah Hari Raya Lebaran. Istimewa juga karena konsumen bisa mengikuti program Miliarder Yamaha yang telah sukses menarik atensi besar. Ini merupakan wujud apresiasi kami atas kepercayaan memilih motor Yamaha,” ujar Rifki.
Program Miliarder Yamaha kian populer di tengah masyarakat, dan membangkitkan semangat untuk memiliki skutik MAXi, Classy dan jenis lainnya.
Khusus bagi pemenang tak hanya berkah memperoleh hadiah yang sangat menggiurkan, Yamaha juga menggelar selebrasi merayakan keberuntungan tersebut.
Di tahun 2024, Pasma Wati asal Pekanbaru mampu mengubah kehidupannya setelah menjadi Miliarder Yamaha.
Dia mengikuti program itu karena membeli Fazzio yang disukainya. Setahun berselang di 2025 Sartinah keluar sebagai pemenang Miliarder Yamaha.
Ibu rumah tangga dari Poso itu memilih Mio M3 yang akhirnya memberikannya rejeki luar biasa. Yamaha pun menggelar seremoni meriah untuk Pasma Wati dan Sartinah tahun 2025 lalu. (*)
