Iklan

Iklan

Di Ujian Doktor Bupati Maros, Wamendagri Singgung Jalan Tunggal Pilkada

11 Februari 2026, 3:48 PM WIB Last Updated 2026-02-11T07:48:21Z
Promosi Doktor Bupati Maros  Chaidir Syam


RAKYATSATU.COM, MAKASSAR — Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menjadi penguji eksternal dalam ujian promosi doktor Bupati Maros, AS Chaidir Syam, di Makassar, Rabu, 11 Februari 2026. 


Kehadiran Bima menarik perhatian karena ia bukan hanya pejabat nasional, tetapi juga politisi dengan pengalaman panjang di pemerintahan daerah.


Dalam ujian terbuka itu, Chaidir memaparkan disertasi di bidang Ilmu Politik yang menyoroti dinamika politik lokal, khususnya ihwal modal politik, mobilisasi dukungan, dan strategi penguatan demokrasi di tingkat daerah.


Bima Arya menilai disertasi tersebut mengangkat isu penting tentang bagaimana kepemimpinan politik dibangun dan dipertahankan melalui kombinasi modal politik dan kemampuan mobilisasi. 


“Ada hal yang sangat penting tentang modal politik dan mobilisasi politik, juga keterampilan-keterampilan lain yang dibingkai melalui teori politik yang argumentatif. Saya sangat mengapresiasi,” kata Bima dalam sidang tersebut.


Menurut dia, kajian Chaidir tidak berhenti pada tataran teoritis, melainkan memiliki relevansi dengan praktik demokrasi lokal. Bima menekankan pentingnya memperkuat ruang demokrasi di daerah agar tetap terbuka dan kompetitif.


Ia secara khusus menyinggung fenomena calon tunggal dalam pemilihan kepala daerah. Bima berharap Kabupaten Maros ke depan dapat memastikan proses regenerasi kepemimpinan berjalan sehat sehingga tidak lagi muncul kontestasi dengan satu pasangan calon. “Ruang-ruang demokrasi harus terus dikuatkan, termasuk jalur bagi pemimpin berikutnya,” ujarnya.


Dalam disertasinya, Chaidir menekankan pentingnya desain strategi politik yang tidak hanya efektif secara elektoral, tetapi juga berkontribusi pada pelembagaan demokrasi di tingkat lokal.


Ujian promosi doktor ini menjadi tahapan akademik akhir Chaidir untuk meraih gelar doktor Ilmu Politik. Momentum tersebut sekaligus memperlihatkan irisan antara dunia akademik dan praktik pemerintahan, ketika kepala daerah mengkaji ulang pengalaman politiknya melalui pendekatan ilmiah. (Ikhlas/arul) 

Komentar

Tampilkan

  • Di Ujian Doktor Bupati Maros, Wamendagri Singgung Jalan Tunggal Pilkada
  • 0

Terkini

Iklan