Iklan

Iklan

Rektor UIN Alauddin Ungkap Lompatan Kinerja 2025, dari Akreditasi Unggul hingga Riset Global

22 Januari 2026, 6:05 PM WIB Last Updated 2026-01-22T10:06:31Z
Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis

RAKYATSATU. COM, UIN Alauddin— Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar mencatat capaian signifikan sepanjang 2025, mencakup penguatan mutu akademik, riset, tata kelola, hingga infrastruktur kampus. Seluruh proses pembelajaran dilaporkan terlaksana 100 persen dan tercatat penuh dalam Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD-Dikti).
Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis, menyebut capaian tersebut sebagai hasil konsistensi penguatan tata kelola akademik berbasis sistem dan mutu.
“Pelaksanaan pembelajaran berjalan penuh tanpa jeda, dan seluruh riwayat pembelajaran terlapor 100 persen di PD-Dikti. Ini menjadi fondasi utama penjaminan mutu akademik,” ujarnya saat menyampaikan laporan kinerja di Hotel Sultan Alauddin, Makassar, Selasa (20/1/2025).


Hasil Course Evaluation Survey (CES) 2025 turut menguatkan capaian tersebut. Pada semester ganjil, rerata penilaian mahasiswa mencapai 7,98 (kategori baik) terhadap 935 dosen. Sementara pada semester genap, skor rerata 7,97 dengan jumlah responden 886 dosen. Konsistensi ini dinilai mencerminkan stabilitas kualitas pengajaran lintas fakultas.
Di bidang riset, UIN Alauddin menata ulang ekosistem penelitian melalui penguatan metodologi, budaya mutu, serta dorongan publikasi internasional. Arah riset juga diselaraskan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan.


“Kami tidak hanya mengejar kuantitas riset, tetapi juga relevansinya. Karena itu, pendanaan riset internal dan eksternal terus diperkuat agar kompetitif dan berdampak,” kata Hamdan.
Capaian akademik berbasis Pancacita Rektor juga terlihat pada akreditasi program studi. Sebanyak 41 dari 74 program studi atau sekitar 54 persen telah meraih akreditasi Unggul. Bahkan, dua fakultas—Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) serta Fakultas Adab dan Humaniora (FAH)—seluruh program studinya telah terakreditasi Unggul.


Pada level internasional, UIN Alauddin mencatat peningkatan kolaborasi global serta keberhasilan sejumlah jurnal ilmiah terindeks Scopus. Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) juga terus diperkuat melalui integrasi data akademik lintas unit.
Capaian nonakademik pun menunjukkan hasil positif. Serapan anggaran mencapai 99,60 persen, tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. UIN Alauddin juga meraih predikat pengelola Cash Management System terbaik serta dinobatkan sebagai PTN Informatif terbaik di Indonesia Timur. Di lingkup PTKIN, kampus ini menempati peringkat kedua pengelola komunikasi inovatif versi Kementerian Agama.
Dari sisi infrastruktur, Rumah Sakit Pendidikan UIN Alauddin kini beroperasi dengan status Akreditasi Paripurna. Pembangunan Gedung Pusat Informasi Akademik dan Kemahasiswaan melalui skema SBSN juga rampung tepat waktu. Ke depan, kampus bersiap melaksanakan pembiayaan luar negeri (PHLN) untuk pengembangan Fakultas Kedokteran dan laboratorium program studi.


Secara kelembagaan, UIN Alauddin turut memperluas peran strategis melalui pembentukan sejumlah unit baru, antara lain penguatan Lembaga Penjaminan Halal, pendirian Lembaga Sertifikasi Profesi, Admission Center, Pusat Studi Pancasila, serta Pusat Reputasi dan Pemeringkatan Universitas.
“Seluruh capaian ini bukan tujuan akhir, melainkan pijakan untuk membawa UIN Alauddin semakin kompetitif secara nasional dan regional, tanpa meninggalkan identitas keilmuan dan nilai-nilai keislaman,” pungkas Hamdan. (Ikhlas/ Amd) 
Komentar

Tampilkan

  • Rektor UIN Alauddin Ungkap Lompatan Kinerja 2025, dari Akreditasi Unggul hingga Riset Global
  • 0

Terkini

Iklan