Iklan

Iklan

Dari Aset Terlupakan ke Jalanan Kota, Cara Makassar Tangani Anak Jalanan

15 Januari 2026, 11:55 AM WIB Last Updated 2026-01-15T03:55:16Z

Mobil Dinas Menganggur Disulap Jadi Armada Sosial



RAKYATSATU.COM, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar memanfaatkan kendaraan dinas yang lama menganggur untuk memperkuat layanan penanganan masalah sosial. Enam unit mobil bekas disulap menjadi armada operasional Tim Reaksi Cepat (TRC) Saribattang Dinas Sosial Kota Makassar.

Peluncuran armada tersebut dilakukan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Anjungan Pantai Losari, Rabu, 14 Januari 2026. Kendaraan itu akan digunakan untuk penjangkauan anak jalanan, orang terlantar, penyaluran bantuan sosial, serta kegiatan razia terpadu.

Munafri mengatakan pemanfaatan aset idle merupakan langkah efisien di tengah keterbatasan anggaran. Menurut dia, sejumlah kendaraan milik pemerintah daerah yang tidak lagi digunakan masih layak dioptimalkan.

“Daripada menunggu anggaran besar, aset yang ada bisa dimaksimalkan. Ini harus jadi contoh bagi dinas lain,” kata Munafri.

Ia menyebutkan kebutuhan kendaraan operasional sebelumnya telah disampaikan oleh Dinas Sosial. Pemerintah kota kemudian melakukan revitalisasi terhadap mobil-mobil lama agar kembali fungsional.

Meski demikian, Munafri mengingatkan pentingnya kesiapan teknis armada. Ia meminta agar kendaraan benar-benar dipastikan layak jalan sebelum digunakan di lapangan. “Jangan sampai satu kali jalan, tiga kali mogok,” ujarnya.

Kepala Dinas Sosial Kota Makassar Andi Bukti Djufrie menjelaskan enam kendaraan tersebut berasal dari optimalisasi aset lintas organisasi perangkat daerah, di antaranya dari Dinas Kesehatan dan Dalmas. Seluruh kendaraan telah melalui proses perbaikan dan rebranding untuk mendukung operasional penjangkauan sosial.

“Dengan adanya kendaraan ini, mobilitas petugas rehabilitasi sosial sangat terbantu, terutama dalam merespons laporan masyarakat,” kata Andi Bukti.

Sementara itu, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Makassar Muhammad Zuhur Daeng Ranca mengatakan armada tersebut digunakan oleh TRC Saribattang, tim gabungan yang melibatkan Dinas Sosial, Kepolisian, Satpol PP, dan unsur TNI.

Menurut Zuhur, penjangkauan dilakukan berdasarkan laporan warga yang masuk melalui aplikasi Lontara. Fokus utama penanganan meliputi anak jalanan, orang terlantar, serta lanjut usia tanpa keluarga.

“Jika ada laporan anak jalanan di persimpangan lampu merah, tim langsung turun ke lokasi,” ujarnya.

Selain penanganan darurat seperti pemberian makanan, Dinas Sosial juga berkoordinasi dengan fasilitas penampungan milik Kementerian Sosial di Makassar untuk penanganan lanjutan. (Ikhlas/Azhar)

Komentar

Tampilkan

  • Dari Aset Terlupakan ke Jalanan Kota, Cara Makassar Tangani Anak Jalanan
  • 0

Terkini

Iklan