-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Implementasi Kurikulum Merdeka, SMPN 9 Marusu Gelar Karya P5

01 Juni 2023 | 9:49 AM WIB |

Para tenaga pendidik saat melihat hasil karya siswa SMPN 9 Marusu dalam karya P5, sebagai bentuk implementasi Kurikulum Merdeka, Rabu (31/5/2023)/ Foto : Arul

RAKYATSATU.COM, MAROS
- Kurikulum Merdeka memberikan warna baru terhadap siswa siswi SMPN 9 Marusu. Siswa kelas VII yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka menggelar perhelatan gelar karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema Gaya Hidup Berkelanjutan yang berlangsung di halaman sekolah SMPN 9 Marusu, Rabu (31/5/2023).


Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bidan Pembinaan SMP Jamaluddin, Kordinator Pengawas Burhanuddin, Ketua MKPS Askari, ketua MKKS Syamsuddin, Kepala sekolah SMPN 7 Marusu Suandi, Kepala SMPN Satap Pampangan Hasnawi, para guru dan stap SMPN 9 Maros dan orang tua wali SMPN 9 Marusu.


Nurhayati Kordinator P5 yang juga guru SMPN 9 Marusu mengatakan pelaksanaan Gelar Karya P5 di SMP Negeri 9 Marusu ini, mengangkat projek tema gaya hidup berkelanjutan dengan topik sini sampah plastik, sana sampah plastik dimana-mana sampah plastik. 


Kemudian untuk kegiatan di semester dua tema gaya hidup berkelanjutan dengan  topik pemanfaatan sampah tutup botol plastik.


”Selama dua semester ini hasil karya  kelas VII telah telah dipamerkan pada kegiatan gelar karya,” ujar Nurhayati.


Sementara Kepala Sekolah SMP 9 Marusu Syamsuddin yang dihubungi wartawan mengatakan saat ini penerapan Kurikulum Merdeka telah memberi warnah baru dalam dunia pendidikan di Maros. 


"Siswa siswi kami telah melakukan kegiatan gelar karya Gaya Hidup Berkelanjutan.  Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau yang biasa disingkat  P5," jelasnya.


”Sebagai sekolah yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka pada kelas VII telah melakukan gelar karya,” sambuung Syamsuddin.


Disebutkan Syamsuddin Gelar karya siswa sebagai ajang untuk menampilkan dan mempromosikan hasil serta projek yang telah dilaksanakan. 


Acara ini menampilkan hasil karya siswa kelas VII dalam dua bentuk yakni produk (barang) dan aksi (penampilan). Produk yang dimaksud adalah hasil kreativitas siswa dalam membuat produk seperti hiasan dinding, gantungan kunci, kursi, meja dan lain sebagainya. 


Sedangkan untuk aksi atau penampilan bidang menari, menyanyi fokal grup dan fashion. "Kegiatan gelar karya ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran siswa sebagai pemuda generasi penerus bangsa,“ ujar Syamsuddin. [Ikhlas/Arul]

×
Berita Terbaru Update