-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Tag Terpopuler

Wabup Suhartina Pimpin Upacara Peringatan HAB Tingkat Kabupaten Maros

03 Januari 2023 | 7:52 PM WIB |

Wabup Maros Suhartina Bohari saat membacakan sambutan seragam menteri agama pada upacara Peringatan HAB tingkat Kabupaten Maros, di gedung serbaguna Maros, Selasa (3/1/2023)/ Foto : Dok. Pemkab Maros 


RAKYATSATU.COM, MAROS - Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari menggunakan pakaian adat khas Sulawesi Selatan saat hadiri peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementrian Agama (Kemenag) Republik Indonesia yang ke-77, lingkup Pemerintah Kabupaten Maros, di Gedung Serbaguna Maros, Selasa (3/1/2023).


Saat menjadi Pembina Upacara, Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari dalam kesempatan kali ini membacakan sambutan Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas pada peringatan HAB ke-77 Kementerian Agama.


"Pada HAB ke-77 tahun 2023 ini, kita canangkan tagline Kerukunan Umat untuk Indonesia Hebat. Kerukunan sangat fluktuatif dan dinamis," ungkapnya.


Sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian kepada negara, Kementerian Agama tahun ini kembali mengajukan kepada Bapak Presiden untuk memberikan penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada 10.073 Pegawai Negeri Sipil Kementerian Agama.


"Permohonan itu telah dikabulkan Bapak Presiden. Dan pada HAB ke-77 ini, atas nama Bapak Presiden, diberikan Penghargaan Satyalancana Karya Satya 30 tahun kepada 936 orang, 20 tahun kepada 2.860 orang, dan 10 tahun kepada 6.277 orang Pegawai Negeri Sipil Kementerian Agama," sebutnya.


Sementara itu, Kapala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Maros, Muhammad mengaku senang HAB ke-77 dapat ia peringati di Kabupaten Maros. Sebelumnya ia merupakan Kakankemenag Kabupaten Takalar dan 8 Desember 2022 lalu resmi bertugas di Kabupaten Maros.


"Pemkab Maros alhamdulilah sangat responsif dengan segala kegiatan keagamaan. Semoga kita bisa melakukan banyak program kolaboratif," ujarnya.


Pihaknya bersama Wakil Bupati juga telah melakukan rapat perdana dengan program prioritas 2023 ini ialah melakukan pendataan keorganisasian masjid.


"Sebagai bagungan tempat ibadah, program utama tahun ini ialah penataan kehidupan keagamaan. Salah satunya memperadakan sertifikat masjid," katanya.


Kabupaten Maros memiliki Masjid dan Musholla sebanyak 593 unit. Beberapa diantaranya masih ada yang belum memiliki sertifikat wakaf.


"Kita juga akan fokuskan untuk peradaan sertifikat wakaf. Sebab, mungkin kakek neneknya dulu sudah mewakafkan tanahnya, tetapi sekarang malah anak cucunya yang ingin mendominasi kepemilikannya," pungkasnya. [Ikhlas/Arul]

×
Berita Terbaru Update