-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Tag Terpopuler

Petani Resah Diserang Hama, Begini Langkah Cepat Pemerintah

17 Januari 2023 | 11:43 AM WIB |

Bupati Maros, HAS Chaidir Syam saat menangkap burung pipit yang menjadi hama area pertanian warga, di Desa Alatengae, Kecamatan Bantimurung, senin (16/1/2023)/ Foto : Arul 

RAKYATSATU.COM, MAROS
- Para petani di Maros resah AKIBAT hama burung pipit yang menyerbu sawah mereka jelang panen. Kerugian ditaksir hampir mencapai Rp3 miliar.


Menanggapi hal tersebut, Bupati Maros, AS Chaidir Syam beberapa hari lalu telah mengambil langkah cepat. Ia mengintruksikan ke dinas terkait agar segera bertindak.


"Para petani sudah mengadukan hal tersebut. Kita sebagai pemerintah daerah sudah berusaha mengambil langkah cepat," ungkapnya.


Chaidir juga turun memantau langsung kondisi sawah petani di Desa Alatengae, Kecamatan Bantimurung, senin (16/1/2023).


"Kami mengerahkan 650 personel gabungan. Ada dari Satpol PP, BPBD hingga pilar lainnya seperti Taruna Siaga Bencana (Tagana)," ujarnya.


Ia menjelaskan, pengerahan pasukan ini dilakukan sebagai bentuk gerakan cepat atas bencana hama burung pipit yang merugikan petani di beberapa desa di Maros.


"Tenaga para petani sudah banyak terkuras akibat mengusir hama burung ini. Sehingga butuh bantuan tenaga misalnya untuk memasang jaring yang bisa menghambat serangan hama," sebut Chaidir.


Sementara, Kepala Desa Alatengae Kec. Banturung, Abd. Azis menjelaskan, serangan hama burung pipit ini diakibatkan jadwal tanam para petani yang tidak seragam. Burung pipit yang jumlahnya melebihi dari biasanya kemungkinan bermigrasi dari kecamatan bahkan kabupaten lain yang sudah selesai panen.


"Panen yang tidak bersamaan sepertinya jadi penyebab. Soalnya jika hanya beberapa lahan saja, burung pipit pasti hanya berkumpul di satu titi. Kasihan para petani," jelasnya.


Ia pun optimis dengan langkah cepat pihak pemerintah misalnya bantuan jaring serta pendirian posko pengendalian dan pendataan korban serangan hama burung pipit maka hama ini bisa teratasi meskipun sudah banyak mengalami kerugian. [Ikhlas/Arul]

×
Berita Terbaru Update