Iklan

14/10/20, 14:22 WIB
MAKASSAR

Program Edukasi, TikTok Ajak Kreator Ikut Kompetisi #TikTokPintar


RAKYATSATU.COM, MAKASSAR
-- Platform sosial media, TikTok menggelar program edukasi #SamaSamaBelajar dengan mengadakan kompetisi Tiktok Pintar selama bulan Oktober 2020. 

Pada kompetisi berhadiah ratusan juta ini, para kreator ditantang untuk menghasilkan konten edukasi yang berkualitas. TikTok juga mendorong kreator untuk bereksperimen dan pelajari video seperti apa yang mendapatkan paling banyak engagement dan buat konten serupa lebih banyak lagi, dan juga mengikuti tantangan atau tagar yang sedang ramai diikuti.

Kompetisi #TikTokPintar yang saat ini sedang belangsung dapat menjadi ajang untuk kreator menunjukkan kreativitasnya dan meningkatkan kualitas videonya. 

Untuk mengikuti kompetisi ini, pengguna TikTok dapat mengunggah konten berdurasi 15 sampai 160 detik dengan tema pengetahuan umum, bahasa asing, fakta seru, motivasi, bisnis, tips dan tutorial, DIY, life hacks dan IPTEK.

Pengguna disarankan menggunakan berbagai fitur kreatif dari TikTok dan menambahkan tagar #SamaSamaBelajar dan #TikTokPintar pada caption videonya. Kompetisi dimulai sejak tanggal 1 Oktober hingga 28 Oktober 2020 dengan hadiah total senilai Rp 400 juta dan hadiah menarik lainnya untuk para pemenang kompetisi. 

Head of Users and Content Operations, TikTok Indonesia, Angga Anugrah Putra mengatakan dalam kompetisi TikTok Pintar ini, pihaknya mengambil juri dari internal TikTok. 

Untuk memilih pemenang kompetisi TikTok pintar, kata dia, adalah dengan cara memilih konten yang terbaik. Sedangkan kategori yang dipilih mulai dari sesuai tema kompetisi, berapa banyak video yang di upload, kreatifitas, kualitas video dan lainnya.

"Jadi banyak parameter indikator yang bisa dinilai dalam kompetisi TikTok Pintar ini," ucap Angga saat melakukan Webinar, Rabu (14/10/2020).

Untuk targetnya sendiri, TikTok membuka seluas-luasnya dalam kompetisi ini. "Jadi siapa saja bisa ikut dalam kompetisi TikTok Pintar ini. Namun, karena adanya faktor reward jadi ada batasan usia minimal 17 Tahun. Dibawah usia itu tidak bisa karena belum memiliki KTP," ungkapnya.

Lebih lanjut, Angga menjelaskan mengenai keamanan dan kenyamanan para pengguna. Kata dia, keamanan dan kenyamanan untuk user selalu menjadi prioritas utama dari TikTok.

Soal keamanan, pihaknya mengimbau para user agar selalu update aplikasinya, karena setiap versi terbaru itu untuk menyempurnakan atau memuktahirkan. Bukan hanya fitur tapi juga keamanan seperti bugnya dihilangkan.

"Jadi TikTok ini bukan aplikasi untuk anak-anak, dari awal donwload TikTok ini bisa dilihat sendiri minimal 14+. Kalaupun untuk menjaga akun anak remajanya ini agar tidak melakukan hal yang aneh-aneh, TikTok sudah mengeluarkan fitur Family Pairing. Jadi orang tua disini berperan penting untuk mengawasi akun anak-anaknya," jelasnya.

Untuk video-video yang kurang pantas, lanjut dia, pengguna bisa langsung melakukan report. "Jadi kami sudah sediakan report jika ada video yang kurang pantas. Dan pasti pihak TikTok akan langsung merespown," sambungnya.

Lebih jauh dia jelaskan, terkait kontribusi TikTok untuk para konten kreator, Angga mengungkapkan bahwa main di TikTok ini beda dengan platform lain. 

"Kalau di platform lain itu dia berbagi review karena iklan tersebut adanya dihalaman kreator," imbuhnya. 

Kata dia, TikTok memonetize bisnis ini lewat advertising juga. Namun iklan itu munculnya bukan di halaman kreator tapi dihalaman utama (For You Page). 

"Memang memonetize itu belum jadi pilihan utama buat kreator, kecuali dia melakukan live streaming karena disitu ada gift dan akhirnya bisa dilakukan redeem," tandasnya.

Sementara salah satu kreator TikTok, dr Yessica Tania menceritakan dampak bermain TikTok ini.

Dia mengatakan, dampak yang terasa saat main TikTok sangat banyak mulai dari memperluas network, bisa kenal dokter-dokter dikota lain dan juga kreator-kreator di bidang lain. Seperti kreator yang membahas seputar makanan dan teknologi.

"Saya baru join bulan Mei hingga Oktober ini sudah mencapai 1,1 Juta followers. Jadi banyak sekali manfaat yang saya dapatkan. Disamping itu, bermain di TikTok juga kita bisa memberikan edukasi ke masyarakat. Jadi mereka (masyarakat_red) bisa mendapatkan ilmu atau info yang sumbernya valid," kata dr Ziee sapaan akrabnya.

Dalam kesempatan itu, dr Ziee juga memberikan tips untuk para pemula yang ingin memulai bermain TikTok. 

Diantaranya membuat konten yang berkualitas bagus serta menarik. Dan yang paling penting membuat konten yang dapat memberikan edukasi bermanfaat bagi masyarakat. (Ami)