Iklan

12/10/20, 12:47 WIB
Pemkab SoppengPenanganan Covid-19Sekolah DibukaSOPPENG

Jadi Zona Hijau, Belajar Tatap Muka di Soppeng Dibuka Bertahap


RAKYATSATU.COM, SOPPENG
- Sebanyak 16 sekolah di Baupaten Soppeng di rekomendasikan untuk menggelar belajar secara tatap muka.


Hal itu berdasarkan hasil rapat koordinasi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Soppeng, Dinas Kesehatan dan UPTD Pendidikan, Pengawas dan Kepala Sekolah, di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayan Soppeng, Senin (12/10/2020).


Kepala Dinas, Asis Makmur menjelaskan, selama pandemi berlangsung, beberapa rangkaian kegiatan dan aktivitas ditutup atau dibatasi, samahalnya dengan dunia pendidikan. Dimana proses belajar diganti dengan cara daring (belajar online).


Setelah banyak proses dan tingginya tingkat penerapan protokol kesehatan masyarakat, sehingga membuat Soppeng menjadi zona hijau, pihaknya akan membuka sekolah. "Dalam dekat ini, sebanayak 16 sekolah akan diparioritaskan dibuka," kata Kadis Pendidikan.


Sekolah yang dibuka pada tahap ini, lanjut dia, memiliki kriteria yaitu berada di pinggiran, di Desa dan sekolah yang tidak memilki kasus Covid-19 dan jumlah siswanya sedikit.


"Sekolah yang ditunjuk untuk tatap muka nantinya tetap mengedepankan protokol kesehatan," pungkasnya.


Sementara 16 sekolah yang diajukan pada tahap pertama berada di tiga Desa, yaitu Desa BuluE, Desa Umpungeng dan Desa Mattabulu. "Ketiga desa ini memiliki kriteria yang ditetapkan," sambungnya.


Sementara Sekrtaris Daerah Kabupaten Soppeng, H Andi Tenri Sessu mengatakan, bakal dibukanya kembali proses belajar secara tatap muka sudah melalui pertimbanggan, termasuk jauh dari perkotaan. 


"Pertimbangannya seperti jauh dari kota, rata-rata muridnya juga tidak banyak, desa dengan jumlah kasus covid-19 nol dan kepala sekolah harus tatap muka dengan orang tua siswa. Kemudian kasunggapan melaksanakan protokol kesehatan dilingkungannya.," terangnya.


Pihaknya juga memintakan agar Dinas Kesehatan melakukan pengawasan ke sekolah yang akan dibuka, dan membuat fakta integritas bagi siswa, guru dan kepala sekolah. 


"Sekolah kita buka dengan catatan, yaitu Dinas pendidikan harus melakukan standar nasioanal. Apa yang dilakukan siswa dan guru-guru agar dibuatkan fakta integritas, untuk Dinas Kesehatan harus memantau perkembangan sekolah yang akan di buka," sambungnya.


Setelah melihat perkembangannya nanti, Sekolah lain akan dibuka secara bertahap, mulai dari pinggiran hingga sekolah-sekolah yang berada di ibu kota soppeng.


"Untuk sementara 16 dulu. Jika seminggu kedapannya aman, kita buka lagi sampai semua sekolah dibuka semua," pungkasnya.


Sekedar diketahui, saat ini Kabupaten Soppeng merupakah salah satu dari 27 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan dengan status zona hijau, dengan jumlah kasus keseluruhan sebanyak 203 positif Covid-19, dan yang masih dirawat 4 orang. (**)