Iklan

03/09/20, 20:08 WIB
Last Updated 2020-09-03T12:08:17Z
ADVERTORIALDaerahPemkab SinjaiSINJAI

Disperindag Sinjai Bantah LPG Langka

RAKYATSATU.COM, SINJAI - Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) dan ESDM Sinjai memastikan tidak ada kelangkaan LPG 3 kg, sebagaimana isu dan informasi yang berkembang saat ini melalui media sosial.


Hal itu terungkap dalam pertemuan yang dilakukan Disperindag bersama agen penyaluran LPG 3 kg, Kamis (3/9/2020) di Ruang Rapat Kepala Dinas Perindag Ramlan Hamid.


Ramlan, mengatakan pertemuan bersama dengan agen dan juga menghadirkan pihak dari Kepolisian Polres Sinjai itu, membahas terkait informasi kelangkaan LPG 3 Kg yang beredar di masyarakat.


"Kesimpulan yang diterima dari semua agen sesungguhnya gas LPG 3 Kg tidak langka, karena stok  masih tersedia di tingkat pangkalan," ungkapnya.


Di Bikeru, Kecamatan Sinjai Selatan misalnya, LPG 3 Kg yang disediakan agen itu dalam sehari sekitar 300 lebih. Tetapi yang laku hanya 50 biji dalam sehari sehingga masih ada selisi. Hal ini, kata Ramlan berdasarkan hasil operasi kecil dua hari lalu (Senin-Selasa) yang dilakukan oleh agen.


"Jadi kalau diisukan langka di tingkat pangkalan sebenarnya tidak ada. Kalau harga di pengecer itu bukan menjadi aturan kami karena kita awasi dari pemerintah dan pertamina hanya penyaluran ditingkat pengakalan. Harga eceran tertinggi (HET) masih sama tidak ada perubahan yaitu, Rp.16.000," tandasnya.


Saat ini tambah Ramlan, pihaknya terus melakukan pengawasan bersama dengan Kepolisian dan tetap menyampaikan kesemua pangkalan untuk tidak menyalurkan LPG 3 Kg ke pengecer. Mereka harus mendahulukan masyarakat yang sesuai dengan peruntukannya. 


"Dirapat tadi juga, kami menekankan kepada agen untuk menyiapkan stok kepada masyarakat miskin," pungkasnya.


Terpisah, salah seorang agen dari Putra Sinbar, Fauzan mengaku dalam sehari itu, pihaknya menyuplai semua pangkalan di Kabupaten Sinjai sebanyak 7 mobil. Jumlahnya 3,920 biji.


"Di Sinjai Selatan kemarin itu sebenarnya tidak langka, cuman mungkin ada oknum yang tidak berhak mendapatkan tabung LPG 3 Kg itulah yang berteriak," kata Fauzan.


Sebab, sambungnya, pihaknya telah melakukan operasi pasar kecil di salah satu pangkalan. Disana kata dia, pihaknya menyediakan stok sebanyak 360 biji tetapi yang laku itu hanya sekitar 50 biji.


"Operasi itu kami lakukan selama dua hari berturut-turut dan kami tidak temukan adanya kelangkaan. Salah memang kalau kita katakan tabung gas 3 kg itu langka," jelasnya.


Dia juga menghimbau kepada masyarakat masyarakat untuk kepangkalan membeli gas 3 kg apalagi warga miskin. (Ads)