Iklan

20/07/20, 12:20 WIB
BONEBPJSRagam

Peringati HUT Ke-52, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Watampone Laksanakan Goes To Customer


Pelaksanaan Goes To Customer oleh BPJS Kesehatan Kantor Cabang Watampone
RAKYATSATU.COM, BONE
- Sebagai institusi yang ditunjuk oleh Pemerintah untuk menyelenggarakan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS), BPJS Kesehatan berkomitmen memberikan pelayanan yang berkualitas bagi seluruh penduduk Indonesia. 



Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-52, BPJS Kesehatan kembali menyelenggarakan Kegiatan HUT BPJS Kesehatan melalui berbagai kegiatan, salah satunya adalah Sosialisasi kepada peserta program JKN-KIS melalui pelaksanaan kegiatan “BPJS Kegiatan Goes To Customer”.



Kegiatan BPJS Kesehatan Goes To Customer adalah sosialisasi secara langsung terkait program JKN-KIS dalam bentuk kegiatan Sambung Rasa Peserta Pengguna Layanan Cuci Darah dan Temu Peserta Program JKN-KIS.



“ Kegiatan BPJS Kesehatan Goes To Customer yang kami laksanakan ini bertujuan diantaranya yaitu untuk meningkatkan kesadaran peserta terhadap pentingnya program JKN-KIS, meningkatkan pengetahuan peserta terhadap prosedur, hak dan kewajiban peserta terhadap program JKN-KIS, meningkatkan pemahaman peserta terhadap pentingnya melakukan perilaku hidup sehat dan gotong royong dalam program JKN-KIS, serta meningkatkan validitas data peserta melalui proses pembaharuan data pada kartu peserta,” jelas Aswin Agustiansyah, Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta di sela-sela acara BPJS Kesehatan Goes To Customer yang dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah Tenriawaru beberapa waktu yang lalu.



Materi yang disampaikan meliputi update kebijakan program JKN-KIS dan manfaat program bagi peserta penderita gagal ginjal (pengguna layanan cuci darah) serta kanal layanan administrasi dan PIPP (Mobile JKN, Care Center, PIPP RS, Chika, dan lain-lain).



Kegiatan sosialisasi tersebut tetap memperhatikan physical distancing, melakukan pengecekan suhu tubuh serta telah mencuci tangan sesuai protap cuci tangan yang baik dan benar.  



“Saya merasakan sekarang banyak sekali kemudahan bagi pasien cuci darah seperti saya ini, sebab sekarang saya tidak perlu lagi memperpanjang rujukan secara manual namun cukup dengan adanya finger print. Sekarang pelayanannya sudah jauh lebih baik," tutur Mujahid Tajuddin (45) salah seorang peserta sosialisasi dimana beliau adalah salah satu dari pasien cuci darah semenjak tahun 2009. 



"Dengan  adanya acara ini saya pun menjadi mendapat solusi atas permasalahan saya. Mudah-mudahan BPJS Kesehatan ada terus,” pungkasnya. (Rasul)