ads

27 April, 2020

Warga Bengo Ini Bikin Geram Satpol-PP Bone Lewat Cuitan "Polisi Palsu" di Media Sosial

Warga Bengo Ini Bikin Geram Satpol-PP Bone Lewat Cuitan "Polisi Palsu" di Media Sosial
banner 336x280

RAKYATSATU.COM, BONE
- Pemilik akun Facebook Caesar Yakuza, harus berurusan dengan pihak Satpol-PP Kabupaten Bone, Senin (27/04/2020) dini hari. Pasalnya, pemilik akun Facebook Caesar Yakuza telah menghina institusi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) tersebut, lewat nyinyirannya di media sosial Facebook.



Nyinyiran atau bullying tersebut pun membuat Satpol-PP Kabupaten Bone keberatan dan geram sehingga memanggil sipemilik akun Caesar Yakuza tersebut. Adapun identitas pemilik akun Facebook Caesar Yakuza adalah Rusdan warga Dusun Gemmi Desa Bengo Kecamatan Bengo Kabupaten Bone.



Adapun cuitan bullying yang ditujukan kepada Satpol PP oleh akun Caesar Yakuza menuliskan “Dasar polisi palsu bgt memang makin ketat alasanx blg demi putus rantai virus itu alasanji krn memang senang klo tdk sholat tarwi krn memang takut masuk d mesjid

Semoga yg senang dan mendukung mesjid d tutup semoga aja dia bisa bahagia dunia akhirat”, cuitnya.



Penyidik Pegawai Negeri Sipil, Satpol-PP Kabupaten Bone, A.Saharifuddin.SH.M.Si, mengatakan bahwa, atas cuitan Rusdan tersebut membuat Satpol-PP Kabupaten Bone merasa terhina dan telah mencemarkan nama baik Instansi Satpol PP.



A.Sahar pun menjelaskan, setelah Rusdan dipanggil, akhirnya Rusdan pun meminta maaf kepada Satpol-PP. Sebagai efek jera pihaknya menyuruh Rusdan untuk segera mengklarifikasi dan segera mengupload di akun medsosnya sendiri.



“Setelah saudara Rusdan meminta maaf kami pun memakluminya karena tidak tau Undang-Undang IT, yang bisa menjeratnya” katanya.




“Kepala Satpol PP Bone, A.Akbar, ketika dikonfirmasi atas hal tersebut menyatakan pihaknya sudah memanggil yang bersangkutan. Kepadanya lelaki tersebut sudah mengakui kesalahan yang diperbuat.



"Kita sudah panggil lelaki tersebut dan dia sudah meminta maaf. Saya tidak tahu apa maksud dari lelaki tersebut membuat cuitan komentar seperti itu di medsos," ujar Andi Akbar, Senin (27/04/2020). (Rasul)


Don't Miss

News Feed