-->

Iklan

Iklan

Pandemi Covid-19, AYP : Pemerintah Punya Kekuasaan Jangan Hanya Mengimbau

Redaksi
Selasa, 07 April 2020, 10:31 PM WIB Last Updated 2020-04-07T14:31:39Z

RAKYATSATU.COM, BONE
- Mantan Dewan Pakar ICMI Pusat, Andi Yuslim Patawari (AYP) menilai Pemprov Sulsel terkesan lambat mengantisipasi penyebaran Covid-19. Dengan situasi darurat bencana saat ini, gubernur harus bertindak cepat.



Katanya, himbaun Pemerintah Provinsi Sulsel ke masyarakat untuk tetap beraktivitas di rumah dan memakai masker saat keluar rumah perlu dibarengi dengan tindakan seperti membagikan masker gratis kepada masyarakat.



“Lakukan apa saja caranya, karena Gubernur punya kekuasaan, jangan hanya mengimbau. Gubernur harus memerintahkan seluruh aparatnya bergerak. Berhenti jadi kepala daerah kalau tidak bisa lindungi rakyatnya,” kata AYP, Selasa (07/04/2020).



AYP menyebutkan semua ini semata-mata untuk persoalan kemanusian, sehingga harus gerak cepat. 



“Saya sangat khawatir karena saya tahu potensi yang akan terjadi dan BIN (Badan Intelijen Nasional) sudah paparkan hal tersebut tapi kenapa kesannya Pemda Sulsel tidak serius merespon,” ujar mantan Ketua DPP KNPI Pusat ini.



Menurut AYP, memakai masker itu hanya salah satu cara pencegahan penularan, kalau maskerpun susah didapat maka pemerintah harus intervensi.



“Tidak ada alasan tidak ada stock, buatkan masker kain. Banyak tukang jahit yang bisa buat, tinggal dikoordinir sehingga mereka juga bisa diberdayakan,” jelasnya.


 

“Jika pemerintah tidak mampu membagikan masker secara gratis, maka harus menjamin ketersediaan masker dengan harga terjangkau. Jangan anggap remeh virus corona ini,” pungkasnya. 



Sejak pandemi Covid-19, Alat Pelindung Diri (APD) memang sangat susah didapat, bukan hanya di Provinsi Sulawesi Selatan, bahkan se Indonesia. Pasalnya, pandemi Covid-19 merupakan bencana dunia yang bukan bencana alam.  



Bahkan hal itupun diakui Bupati Bone DR H Andi Fahsar. Menurutnya, APD sangat dibutuhkan namun sangat susah didapatkan serta harganya juga terkadang sudah tidak normal atau bukan harga sebenarnya sebelum pandemi Covid-19.



"Saat ini semua daerah kesulitan APD, kami di Kabupaten Bone saja sudah memesan sejak tanggal 18 Maret lalu namun hingga saat ini yang datang jumlahnya sangat terbatas," jelas H Andi Fahsar. (Rasul)



Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Pandemi Covid-19, AYP : Pemerintah Punya Kekuasaan Jangan Hanya Mengimbau

Terkini

Iklan

Iklan