Iklan

17/01/20, 19:49 WIB
Last Updated 2020-01-17T11:49:41Z
BPJSKesehatanRagam

Sejak 2020 BPJS Kesehatan Cabang Watampone Adakan Program MCS


RAKYATSATU.COM, BONE – Komitmen BPJS Kesehatan sebagai tahun pelayanan dan kepuasan peserta pada tahun 2020 ini terus diwujudkan dengan bergerak mendekati masyarakat langsung sampai ke pelosok desa bahkan ke Puskesmas – puskesmas. 

Seperti halnya yang dilaksanakan oleh BPJS Kesehatan Kantor Cabang Watampone pada Kamis (16/01) lalu,  berkesempatan mengadakan Program MCS (Mobile Customer Service) atau Layanan BPJS Kesehatan Jemput Bola di Puskesmas Mare, Kelurahan Tellu Boccoe, Kecamatan Mare. 

Puskesmas ini merupakan salah satu puskesmas yang memiliki fasilitas Rawat Inap di Kabupaten Bone dan menjadi yang terbesar dan terlengkap di Kecamatan Mare. Selain fasilitas Rawat Inap, puskesmas ini juga memiliki fasilitas Poli Gigi, Poli Umum, Konseling, Farmasi, UGD, Labolatorium, Gizi, dan Rekam Medis.

Jarak antara Kantor Cabang dengan Kecamatan Mare sekitar 30 km, meski sekarang akses jalan sudah semakin bagus, namun tidak dipungkiri bagi masyarakat yang kurang mampu akan sangat menyulitkan, terlebih memang di Kabupaten Bone tidak ada kendaraan umum semacam bus atau angkutan desa. 

Beruntung BPJS Kesehatan saat ini memunculkan program MCS (Mobile Customer Service) atau Layanan BPJS Kesehatan Jemput Bola sehingga bisa menghampiri desa-desa terpencil. 

Peserta sudah memenuhi area puskesmas, padahal acara baru akan dimulai pukul 09.00 WITA. Antusiasme warga yang sangat tinggi ini diakibatkan beberapa hari sebelumnya pihak puskesmas sudah meminta bantuan pada pihak kecamatan agar mengumumkan kepada masyarakat bahwa akan diadakan layanan BPJS Kesehatan di Puskesmas Mare. 

“Dua hari lalu saya meminta tolong ke Bapak Camat untuk mengumumkan ke warga bahwa akan ada layanan dari BPJS Kesehatan di Puskesmas Mare pada tanggal 16 Januari 2020 pada pukul 09.00 – 14.00 WITA. Saya bilang agar mereka yang mau pengurusan BPJS membawa serta kartu lama, Kartu Keluarga dan KTP, karena akan dilakukan perbaikan data bagi peserta yang memiliki nama, tanggal lahir dan NIK berbeda antara yang tercetak di kartu dengan di Kartu Keluarga maupun KTP.” ungkap dr. Wina Yuliaty Achmad (45), Kepala Puskesmas Mare. 

“Cuma saya tidak menyangka antusias warga begitu besar sehingga puskesmas terasa penuh sesak, mungkin lain kali kami akan memanggil per desa saja dulu.” tambahnya.

“Kami harap tim dari BPJS Kesehatan bisa rutin mengadakan acara seperti ini, karena jarak antara kecamatan ini dengan kantor BPJS Kesehatan sangat jauh, baik itu ke kantor BPJS di Watampone ataupun yang di Kabupaten Sinjai. Acara ini sangat membantu masyarakat yang kesulitan ongkos maupun waktu.” harap dr. Wina.  (Rasul)