ads

18 December, 2019

Ini Bukti Pemkab Sinjai Peduli dengan Petani

Ini Bukti Pemkab Sinjai Peduli dengan Petani
banner 336x280
RAKYATSATU.COM, SINJAI - Keberpihakan Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa terhadap petani di Bumi Panrita Kitta, tak diragukan lagi. Tidak hanya sekedar omongan belaka seperti yang diutarakan Andi Seto pada Peringatan Hari Tani Nasional beberapa waktu lalu.

Pasalnya tahun ini, Pemerintah Kabupaten Sinjai di bawah kepemimpinan Andi Seto akan menyerahkan sejumlah bantuan Alat mesin pertanian (Alsintan) kepada petani. Tak Tanggung-tanggung jumlahnya sebanyak 106 unit.

Kepala Bidang (Kabid) Prasarana Sarana dan Penyuluhan Pertanian Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupetan Sinjai, Surianti, mengatakan, Alsintan yang saat ini telah siap untuk dibagikan merupakan salah satu program unggulan dari visi misi Bupati Sinjai dan Wakil Bupati Sinjai yang sejalan dengan program Kementerian Pertanian RI.

“Jadi ini merupakan Program dan Visi Misi Bupati di sektor pertanian dalam rangka mempercepat penerapan teknologi pra panen maupun pasca panen terutama yang terkait dengan percepatan dan perbaikan kualitas pengolahan tanah dan perbaikan mutu hasil pertanian," pungkasnya yang ditemui di ruang kerjanya, Rabu (18/12/2019)

Untuk sumber dana dari bantuan Alsintan tersebut, kata Surianti itu terbagi. Ada yang bersumber dari dana APBD dan APBN. Khsusus APBD seperti Hand traktor 31 unit, cultivator 10 unit, Pompa Air 6 unit, Perontok padi 5 unit, Mesin Pulper (pengupas kopi) 4 unit, Penggilingan Padi kecil RM 2 unit, Pengeringan DOM driyer dan tenaga Surya (Kopi) 1 unit, serta Mesin Perajam Tembakau 10 Unit (Dana Bagi hasil cukai). Jumlahnya 69 unit.

Sedangkan bantuan yang bersumber dari dana APBN, sebanyak 37 unit diantaranya Hand Traktor 20 Unit, Traktor roda empat 2 unit, mesin combine harvester 2 unit, cultivator 4 unit, dan Pompa Air 9 unit. Bantuan itu akan diperuntukkan untuk kelompok tani di delapan kecamatan.

“Kalau bantuan Alsintan APBD itu dihibahkan ke kelompok tani, kalau APBN itu sebagian di Brigadekan (Disewakan). Jadi ada managernya tiap kecamatan yang akan menkoordinir itu,” jelasnya.

Pemberian Alsintan, jelas Surianti merupakan prasarana produksi pertanian yang sangat penting, mengingat transformasi pertanian lebih banyak berada pada proses mekanisasi.

Apalagi saat ini berkurangnya tenaga kerja di pedesaan, ditambah masa musim hujan yang pendek sehingga proses percepatan pengolahan tanah terbilang lambat.

Bantuan Alsintan tahun ini juga meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya berjumlah 47 unit. Hal ini membuktikan perhatian Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa kepada petani sungguh luar biasa. (Asw)
Don't Miss

News Feed