Iklan

Iklan

Program JKN KIS Tidak Pilih Kasih Dalam Melayani

01/11/19, 14:35 WIB Last Updated 2019-11-01T06:35:03Z
RAKYATSATU.COM, BONE - Najwa Nabilah Hasan (15) peserta Pekerja Penerima Upah yang merupakan tanggungan dari orang tua harus menjalani rawat inap di RSUD Tenriawaru karena sakit yang diderita, kabarnya ia menderita asma sejak masa kanak - kanak. Awalnya ia merasakan sesak, sulit bernafas disertai demam tinggi sehingga santri Pesantren Modern Al - Junaidiyah Biru Kabupaten Bone ini harus dilarikan ke UGD.

“Saya ditelepon gurunya, katanya Najwa sesak nafas. Tidak fikir panjang saya langsung jemput dia di asrama kemudian dibawa ke rumah sakit,” tutur Tati tante Najwa. Awalnya saya ragu apakah akan dilayani di rumah sakit atau ditolak, karena Najwa ini terdaftar di Fasilitas Kesehatan di Makassar. Orang tuanya di Makassar, dia baru sekolah di sini tapi Alhamdulillah begitu tiba di sini (rumah sakit) petugasnya dengan sigap cek kondisi Najwa, langsung dipasangi alat bantu pernafasan," lanjut Tati.

 “Saya sempat khawatir tidak dilayani, karena ada informasi yang beredar di masyarakat bahwa kita harus menggunakan di tempat kita terdaftar. Terus bagaimana kalau kondisi anak sudah sesak dan harus dibawa ke Makassar lagi? Bisa tambah parah nantinya, tapi syukurlah tetap dilayani dengan baik walaupun bukan terdaftar di sini. Waktu ia di Makassar kalau asmanya kambuh pasti langsung dilarikan ke rumah sakit dan selalu dilayani dengan baik. Ternyata semua mudah asal kita mau mengikuti prosedur," tambahnya.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan informasi yang beredar di media sosial, tetap harus menyaring apakah informasi itu benar atau hoax.

Akhir-akhir ini begitu banyak info yang beredar melaui pesan berantai di whatsapp tentang pelayanan program JKN - KIS ini, dan tidak sedikit yang mengandung berita negatif. Sebagai pengguna media sosial harusnya kita pandai - pandai untuk menggunakan, informasi yang diterima harus dicek dulu kebenarannya.

Asma merupakan penyakit jangka panjang atau kronis pada saluran pernapasan yang ditandai dengan peradangan dan penyempitan saluran pernapasan yang menimbulkan sesak atau sulit bernafas. Hal tersebut dapat disebabkan oleh debu, asap rokok, bulu binatang, udara dingin, aktivitas fisik ataupun terpapar zat kimia.  (Rasul)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Program JKN KIS Tidak Pilih Kasih Dalam Melayani

Terkini

Iklan