ads

05 August, 2019

Di Depan Ratusan Personil Polri, Kasi Intel Kejari Makale Paparkan Mekanisme Pengelolaan Dana Desa

Di Depan Ratusan Personil Polri, Kasi Intel Kejari Makale Paparkan Mekanisme Pengelolaan Dana Desa
banner 336x280
RAKYATSATU.COM, TANA TORAJA - Komitmen jaga desa, Kapolres Tana Toraja, AKBP Julianto Sirait mengumpulkan ratusan Bhabinkamtibmas se Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara untuk mengikuti pemaparan Mekanisme Pengelolaan Dana Desa dan Potensi Penyimpangan Pengelolaan Dana Desa, Senin (05/08/2019).

Bertempat di aula Bhayangkari Polres Tana Toraja, pemaparan tersebut disampaikan langsung oleh Kasi Intel Kejaksaan Negeri Makale, Andi Ardi.

Kapolres AKBP Julianto sebelumnya mengungkapkan dana desa yang harus dipastikan tepat sasaran.

"Dana Desa adalah program pemerintah pusat, jadi wajib hukumnya bagi kita untuk pastikan Dana Desa itu tepat guna tepat sasaran," ungkap Kapolres Tana Toraja.

Lanjutnya lagi, Dana Desa itu dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat, sehingga kehadiran Kasi Intel Kejari  Tana Toraja ini sangat penting artinya bagi rekan rekan Kapolsek dan Bhabin Kamtibmas untuk menimba pengetahuan tentang bagaimana cara atau mekanisme pengawasan Dana Desa sebagai pedoman dalam melaksanakan amanah dari negara (kawal dan Awasi Penggunaan Dana Desa).

"Terimakasih Pak kasi Intel atas kehadirannya dan rekan rekan Kapolsek dan Bhabinkamtibmas, silahkan di ikuti dan tanyakan hal hal yang harus diketahui bersama. Sebagai informasi tambahan, 3 Pilar Jaga Desa telah terbentuk di Kabupaten Tana Toraja, yang terdiri dari 3 institusi yang bekerjasama atas nama negara, yaitu Kejaksaan Negeri Makale, Polres Tana Toraja, dan Kodim 1414 Tana Toraja," tambahnya.

Kasi Intel Kejari Makale kemudian memaparkan tentang UU Korupsi, Mekanisme Pengelolaan Dana Desa dan potensi potensi penyimpangan dalam pengelolaan dana desa dihadapan para Bhabinkamtibmas.

Diketahui, selama bulan Juli 2019 tercatat, 3 Pilar Jaga Desa telah melakukan sosialisasi tata kelola dana desa di hampir seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Tana Toraja.

Sejak sebulan terakhir pun, pasca sosialisasi 3 Pilar Jaga Desa, transparansi pengelolaan Dana Desa yang dikerjakan oleh Lembang Lembang mulai terlihat , pengerjaan-pengerjaan pembangunan menggunakan ADD aktif di kawal oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa dengan mengikutsertakan Kepala Lembang maupun Tim Pelaksana Kegiatan pada setiap kesempatan kunjungan.  (Kris)
Don't Miss

News Feed