ads

25 May, 2019

Pemkab Tana Toraja Bekali 98 CPNS Lewat Seminar Rancangan Aktualisasi

Pemkab Tana Toraja Bekali 98 CPNS Lewat Seminar Rancangan Aktualisasi
banner 336x280
RAKYATSATU.COM, TANA TORAJA - Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Tana Toraja, mengadakan Latihan Dasar bagi 98 orang peserta CPNS Golongan III, yang bertempat di ruang Kelas Hotel Sahid Getengan, Kecamatan Mengkendem, Kabupaten Tana Toraja, Sabtu (25/05/2019).

Dalam agenda Seminar Rancangan Aktulisasi, para peserta dibagi dalam 12 kelompok seminar rancangan yang tiap kelompoknya beranggotakan 8 orang.

Di hadapan para penguji seluruh peserta Latihan Dasar CPNS Golongan III terdiri dari 80 orang guru, 1 orang dinas sosial, 4 orang PUPR, 1 orang kominfo dan 7 orang dokter.

Peserta dituntut mampu memaparkan dan menyakinkan para penguji apa yang menjadi rancangan aktualisasi menjadi prasyarat kelulusan Latsar CPNS.

Inovasi-inovasi dinantikan bermunculan terutama mencorakkan pada masing masing Satuan Kerja dan diintegrasikan terhadap nilai ANEKA (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitment Mutu dan Anti Korupsi).

Kepala Badan BPSDM Provinsi Sulsel, Ir. H. Imran Jausi. M.Pd menegaskan bahwa Latsar CPNS ini menggunakan pola baru sesuai PerLAN No. 12 Tahun 2018, yang sebelumnya Perka-LAN RI No. 24 dan 25/2017.

"Pola baru yang dimaksud adalah Latsar dengan waktu 51 hari atau 511 JP (Jam Pelajaran). Latsar Pola Baru, dapat juga disebut sistem pendidikan ramah lingkungan. Karena seluruh bahan ajar, penilaian, evaluasi peserta menerapkan on line sistem dengan Aplikasi "SIBang" (sistem pengembangan kompetensi)," ungkapnya.

Dalam metode ini, tidak lagi menggunakan modul ataupun kertas sebagai media/sarana pelatihan.

"Rancangan aktualisasi bukan sekadar ingin melaksanakan tugas di sasaran kinerja perseorangan (SKP), tetapi perlu dukungan adanya inovasi-inovasi kreatif agar memberikan manfaat yang lebih bagi organisasi. Tentu kesemuanya akan menyukseskan tercapainya penyebaran inovasi dan peningkatan kinerja di semua unit kerja para peserta berdasarkan nilai dasar akuntabilitas, nasionalisme, etika, komitmen mutu, dan anti korupsi," tutupnya. (Kris)
Don't Miss

News Feed