ads

26 April, 2019

Hadiri Seminar Lingkungan Hidup, AKBP Dewi : Anak Pecinta Alam Harus Tunjukin Bebas Narkoba

Hadiri Seminar Lingkungan Hidup, AKBP Dewi : Anak Pecinta Alam Harus Tunjukin Bebas Narkoba
banner 336x280
RAKYATSATU.COM, TANA TORAJA - Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) STAKN menggelar seminar Lingkungan Hidup, dengan menghadirkan Kepala BNNK Tana Toraja, AKBP Natalia Dewi Tonglo sebagai salah satu pembicara, Jumat (26/04/2019).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan STAKN Toraja yang bertempat di aula Kampus STAKN Toraja, Mengkendek Kabupaten Tana Toraja, yang juga dihadiri anak MAPALA UKI Toraja, Dinas Lingkungan Hidup dan BPJS Kesehatan, sekitar 60 orang.

AKBP Dewi berkesempatan menyampaikan kepada anak MAPALA bahwa sebagai warga kampus yang memiliki jiwa mulia, punya rasa solidaritas, jiwa korsa, jiwa gotong royong yang tinggi ini, harus mematahkan pendapat atau persepsi negatif orang selama ini bahwa yang ikut MAPALA itu merupakan orang yang urakan , slengekan, dan kuliahnya gak kelar-kelar.

"Mapala sebagai bagian dariahasiswa dan kaum milenial,  harus bisa membuktikan bahwa mereka adalah aset bangsa yang harus punya komitmen untuk sukses dan jangan coba  menggunakan narkoba karena akan menghancurkan masa depan," ujar AKBP Dewi.

Dirinya pun berpesan agar menjadi anak MAPALA, harus bisa memanfaatkan waktu kuliah dengan baik, dengan target waktu harus selesai dgn baik.

"Silahkan ikut organisasi sebagai wadah tambahan untuk belajar memimpin, belajar mengembangkan potensi diri, belajar mengeluarkan pendapat, tampil di depan umum dan  habiskan energy untuk berdiskusi dengan teman-teman, untuk sesuatu yang positif,"tambahnya.

Selain itu, AKBP Dewi juga mengingatkan bahwa

1. Menggunakan narkoba adalah perbuatan melanggar hukum, dan adik-adik akan sulit mendapatkan pekerjaan yg diimpikan karena pernah dihukum karena kasus narkoba.

2. Narkoba berbahaya karena akan meningkatkan resiko kanker, kerusakan paru2, cemas, panik dan parno.

3. Narkoba mengurangi kemampuan aktifitas yang membutuhkan koordinasi dan konsentrasi seperti belajar.

4. Memakai narkoba akan mengurangi value terhadap dirimu, karena kamu tidak akan bisa membedakan waktu dan tempat atau disorientasi ruang dan waktu.

5. Narkoba akan membatasi dirimu, akan menggangu kuliahmu, hubungan dengan keluarga dan kehidupan sosial ekonomi keluargamu.

6. Narkotika akan menggangu cara berpikirmu dalam menilai sesuatu, hal ini sangat beresiko seperti kecelakaan atau kriminalitas.

7. Menggunakan narkotika tidak menjadikanmu keren, tapi justru penampilanmu akan lusuh dan rusuh.

8. Narkotika menyebabkanmu ketergantungan dan sulit untuk melepaskan diri, inves penyakit yang berujung kepada kegilaan dan kematian yang sia-sia.

9. Narkoba bukan menyelesaikan masalah, tidak menyelesaikan masalah melainkan menambah dan memperberat masalah.

10. Narkoba tidak menjadikanmu sukses, tidak menjadikanmu bahagia, popoler tapi malah membuatmu sengsara, banyak hutang, kriminal , gila bahkan berakhir pada tewas memgenaskan.

"Jadilah anak MAPALA dan mahasiswa yang berprestasi menyiapkan masa depan yang sudah dipilih, tekuni dan tetap kembangkan potensi diri melalui wadah organisasi kampus. Jaga alam dengan baik tanpa narkoba. Salam sukses, Salam Lestari," tutup Kepala BNNK Tana Toraja.   (Kris)
Don't Miss

News Feed